Kantor Kemenag Sumbawa Gelar 3 Kegiatan Penting

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Dalam sepekan ini Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumbawa, melaksanakan tiga kegiatan yang cukup penting. Kegiatan pertama seperti disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat, Dea Guru H Ahmad Taufiq, SAg, yang ditemui Gaung NTB, Senin (24/06), adalah Diklat Teknis Substantif Penyuluh Agama Islam Non PNS Angkatan XVI tahun 2019.

Kegiatan yang di pusatkan di aula Kantor Kemenag itu, diikuti sebanyak 40 peserta. Mereka berasal dari 24 kecamatan. Untuk menambah pengetahuan peserta, panitia menyiapkan lima narasumber dari Kantor Kemenag Sumbawa, serta dari Balai Diklat Denpasar Bali. Kegiatan itu sendiri berlangsung dari tanggal 24—29 Juni mendatang.
Dalam kegiatan ini kata Dea Guru H Ahmad Taufiq, seluruh peserta diberikan pembinaan seputar tugas pokok mereka. Tidak hanya itu, para Penyuluh ini juga diberikan tambahan wawasan mengenai tehnis penguasaan IT. “Tujuan utamanya itu, untuk menciptakan tenaga penyuluh yang professional,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan ini Dea Guru H Ahmad Taufiq, juga bertugas sebagai salah satu narasumber. Dalam Diklat Teknis Substantif Penyuluh Agama Islam Non PNS ini, ia menyampaikan materi pembangunan di bidang agama serta pengembangan bidang agama melalui modernisasi agama.

Kegiatan kedua yang juga digelar oleh Kantor Kemenag Sumbawa, dalam pekan ini adalah Diklat Guru Pendidikan Agama Islam tingkat SMA. Sama seperti Diklat Teknis Substantif Penyuluh Non PNS, Diklat Guru Pendidikan Agama Islam, yang dilaksanakan oleh Kemenag Sumbawa ini, merupakan salah satu upaya menciptakan tenaga pendidik dan pengajar yang profesional. Kegiatan ini juga diikuti sebanyak 40 peserta, dan digelar dari tanggal 24—29 Juni, serta di pusatkan di aula SMAN 1 Sumbawa.

Salah satu kegiatan yang tidak kalah pentingnya yang juga dilaksanan oleh Kemenag Sumbawa, adalah manasiq haji tingkat kecamatan. Kegiatan yang dilaksanakan untuk persiapan menyonsong ibadah haji di Tanah Succi Makkah ini, digelar selama 8 hari, terhitung dari tanggal 24 Juni sampai 1 Juli mendatang. “Untuk manasiq haji tingkat kecamatan ini, kegiatannya dilaksanakan di masing-masing kecamatan. Jamaah Calon Hasji (JCH) asal Sumbawa, yang pasti berangkat tahun ini, ada 299 orang,” kata Dea Guru H Ahmad Taufiq.

Dalam kegiatan manasiq haji tingkat kecamatan ini terangnya, seluruh JCH diberikan pembinaan terkait dengan pelaksanaan ibadah haji, baik yang menyangkut tentang perjalan, hukum dan syarat ibadah haji.
Selain itu kata dia, ada juga bimbingan kesehatan haji, pembinaan kelompok dan ketua regu dan rombongan, termasuk yang berkaitan dengan kebijakan ibadah haji tahun 2019 serta tentang transportasi, akomodasi, pemondokan dan kebijakan-kebijakan lainnya. “Seluruh JCH ini dibimbing langsung oleh teman-teman dari Kantor Kemenag Sumbawa, yang sudah punya sertifikat untuk memberikan pembinaan,” tandasnya.
Setelah tingkat kecamatan selesai, terakhir untuk persiapan ibadah haji ini akan dilaksanakan manasiq haji tingkat kabupaten. Untuk manasiq haji tingkat kabupaten, akan digelar tanggal 3—4 Juli, dan akan di pusatkan di Gedung Wanita Sumbawa. “Kalau tingkat kecamatan itu pembinaan secara umum. Untuk tingkat kabupaten dilakukan pemantapan lagi termasuk informasi-informasi yang belum sempat disampaikan saat manasiq haji tingkat kecamatan, akan kita sampaikan lagi saat pembinaan tingkat kabupaten,” kata Dea Guru H Ahmad Taufiq.

Secara umum lanjutnya, JCH asal Sumbawa ini, tinggal menunggu proses pemberangkatan saja. Untuk diketahui, JCH asal Sumbawa, masuk dalam Kloter 8 dan 10 Embarkasi Lombok. Kloter 8 sendiri berisikan 71 jamaah. Nantinya mereka akan bergabung dengan jamaah dari Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu. Sementara 228 jamaah yang masuk dalam Kloter 10, bakal bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Lombok Barat. “Insya Allah, untuk Kloter 8 berangkat menuju Madinah tanggal 17 Juli dari BIL. Kalau Kloter 10, berangkatnya tanggal 20 Juli,” sebutnya.

Di kesempatan itu, Dea Guru H Ahmad Taufiq, menambahkan bahwa hari ini, Selasa (25/06), tim visitasi akan melakukan penilaian terhadap Kepala KUA Lunyuk, dalam lomba KUA Teladan tahun 2019 tingkat provinsi. Andai berhasil mewakili NTB, ke tingkat nasional, ia menjanjikan hadiah umroh bagi Kepala KUA Lunyuk.