Kapolsek NTT: Tangkap Spekulan Harga Bahan Bangunan!

    Warga mengeluhkan harga bahan bangunan yang naik pasca bencana alam di sana.

    REPUBLIKA.CO.ID, FLORES – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Lotharai memerintahkan anggotanya untuk menangkap dan menindak tegas spekulan yang mempermainkan harga bahan bangunan pascabencana saat angin kencang melanda Kota Kupang. “Saya sudah perintahkan personel menyisir semua bangunan toko di Kota Kupang. Jika pemilik toko menjual bahan bangunan dengan harga yang tidak wajar, saya akan perintahkan penangkapannya,” ujarnya kepada wartawan di Larantuka, Flores Timur, Selasa (6/4).

    Hal tersebut ia sampaikan terkait laporan warga yang menyebutkan harga seng untuk atap rumah yang semula hanya Rp. 50.000 per saham, kini meningkat menjadi Rp. 70 sampai Rp. 75 ribu per saham.

    Menurut jenderal bintang dua itu, hal tersebut tentunya tidak wajar. Penjual sengaja menaikkan harga dengan memanfaatkan peluang di tengah bencana.

    Ia pun memerintahkan Polda Dikrimsus NTT untuk memantau kenaikan harga bahan bangunan yang meresahkan warga di Kota Kupang khususnya, NTT pada umumnya. Ia juga mengimbau kepada pemilik toko bangunan, jika bahan bangunannya habis maka toko tersebut harus dibuka seperti biasa dan tidak ditutup karena dikhawatirkan akan menimbulkan penjarahan.

    Orang nomor satu di Polda NTT itu juga mengimbau kepada PLN wilayah NTT untuk segera mempercepat pemulihan jaringan listrik di lokasi-lokasi vital di Kota Kupang agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. nyala api di seluruh kota Kupang, tapi cukup di beberapa lokasi, ”harapnya.

    sumber: Antara




    Source