Karena Pandemi, Pelaut Menemukan Gairah Lama

Seaman berhasil menyelesaikan tujuannya untuk menciptakan pekerjaan setiap hari sepanjang tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, WESTMORELAND – Gara-gara pandemi Covid-19, Robert Seaman menemukan kembali passion lamanya. Seniman 88 tahun ini baru saja berhasil menyelesaikan satu tujuan unik: membuat satu lukisan setiap hari, selama 365 hari.

“Setelah sekian lama, saya kembali melakukan hal-hal yang biasa saya lakukan ketika saya berusia 11 tahun,” kata Seaman sambil menunjukkan karyanya, 10 Mei lalu. “Dan itu menyenangkan, saya menyukainya. Saya sangat beruntung bisa mampu melakukan ini. “

Awalnya, ia memulai hidup di sebuah apartemen khusus, yaitu Maplewood Assisted Living di Westmoreland, New Hampshire, Amerika Serikat (AS). Dua minggu kemudian, penguncian berlaku karena pandemi Covid-19.

Terputus dari dunia luar, Seaman merasa didukung. “Awalnya saya berpikir untuk membuat goresan yang menggambarkan sisi gelap kehidupan sebagai dukungan yang kami alami dan kesulitan pandemi,” kenang pria yang berkarier di real estate ini.

Namun, kreativitasnya tumbuh subur. Dia bertekad untuk membuat satu pekerjaan setiap hari. Mulai dari coretan pensil, lalu diisi dengan tinta, pensil warna, atau cat air.

Putrinya, Robin Hayes, memamerkan karya ayahnya di Facebook. Namun, banyak orang menjadi tertarik dengan pekerjaan tersebut. Jadi Hayes mulai menawarkannya di Etsy.com. Setengah dari hasil penjualan disalurkan untuk dana bantuan Covid-19, tempat penampungan tunawisma, dan organisasi yang membantu pengungsi.

Kini pekerjaan Seaman tidak lagi suram. Tema dan warnanya pun semakin variatif. Umumnya dia menyukai tema fiksi ilmiah. Ada robot yang terbang dengan bendera ungu, burung yang muncul dari kue, atau burger otak. Tak ketinggalan, ia menyisipkan gambar kucing kesayangannya, Piper, di setiap karyanya.

Target penciptaan karya selama satu tahun tercapai pada Selasa (11/5). Apakah itu cukup? Tidak. Seaman mengaku tidak akan berhenti. Apalagi dia senang menjual karyanya bisa membantu orang lain.

“Selama saya bisa, saya akan terus melakukannya,” kata Seaman.

sumber: AP




Source