Kasus Covid-19 Dunia Didominasi Varian Delta, CDC: Perang Telah Berubah

    TRIBUNNEWS.COM Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC) mengatakan perang melawan Covid-19 telah berubah karena dunia sekarang menghadapi varian Delta yang lebih menular.

    Dengan ini, CDC memerintahkan untuk segera memvaksinasi petugas kesehatan dan aturan wajib masker diberlakukan kembali.

    Sebuah dokumen internal CDC mengatakan bahwa varian Delta sama menularnya dengan cacar air dan bahkan lebih menular daripada flu biasa.

    Varian Covid-19 yang pertama kali ditemukan di India mendominasi kasus corona dunia.

    Dilaporkan Reuters, varian Delta dapat dengan mudah ditularkan dari orang yang telah divaksinasi dan menyebabkan penyakit yang lebih serius daripada jenis virus corona sebelumnya.

    Baca juga: 70 Kasus Varian Delta Plus Covid-19 Ditemukan dalam Pengurutan Genom di India

    Baca juga: Laporan Terbaru CDC AS: Varian Delta Sama Menularnya Seperti Cacar Air

    Ilustrasi memakai masker dan menjaga jarak. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah mengumumkan bahwa orang Amerika yang telah divaksinasi tidak perlu lagi memakai masker atau menjaga jarak (CDC)

    Dokumen berjudul “Meningkatkan komunikasi seputar terobosan vaksin dan efektivitas vaksin,” mengatakan varian Delta membutuhkan pendekatan baru agar orang memahami bahayanya.

    Dokumen tersebut juga mengatakan bahwa orang yang tidak divaksinasi lebih mungkin untuk menjadi sakit parah atau meninggal daripada mereka yang divaksinasi.

    “Akui perang telah berubah,” katanya.

    “Tingkatkan komunikasi seputar risiko individu di antara yang divaksinasi,” kata laporan itu.

    CDC merekomendasikan sejumlah langkah untuk mencegah penularan, seperti memvaksinasi petugas kesehatan dan memakai masker.



    https://www.tribunnews.com/internasional/2021/07/31/kasus-covid-19-dunia-didominasi-varian-delta-cdc-perang-telah-berubah