Kasus Nurdin Abdullah, KPK Menggeledah Rumah Pemilik PT PKN

KPK menggeledah rumah pemilik PT PKN di Kota Makassar terkait kasus Nurdin Abdullah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tim penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pemilik PT Purnama Karya Nugraha (PKN) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (13/4). Pencarian dilakukan dalam mengusut kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021 yang menjerat Gubernur Sulsel yang tidak aktif Nurdin Abdullah (NA). ) dan teman-teman.

“Hari ini tim penyidik ​​KPK melakukan penggeledahan di kawasan Kota Makassar yang bertempat di kediaman pemilik PT PKN (Purnama Karya Nugraha) di Kecamatan Mariso, Kota Makassar,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/4).

Ali mengatakan, pencarian masih berlangsung. “Kami akan menginformasikan perkembangannya lagi,” kata Ali.

Selain Nurdin, KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya, yakni Edy Rahmat (ER) sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulawesi Selatan atau orang kepercayaan Nurdin dan Agung Sucipto (AS) sebagai kontraktor / Direktur. PT Agung Perdana Bulukumba (APB). ). Nurdin diduga menerima uang sejumlah Rp. 5,4 miliar, dengan rincian pada tanggal 26 Februari 2021 menerima Rp. 2 milyar diajukan melalui Edy dari Agung.

Selain itu, Nurdin juga diduga menerima uang dari kontraktor lain, di antaranya pada akhir tahun 2020 Nurdin menerima Rp200 juta, pertengahan Februari 2021 Nurdin melalui ajudannya bernama Syamsul Bahri menerima Rp1 miliar, dan awal Februari 2021 Nurdin melalui Syamsul Bahri mendapat Rp2 miliar. . 2 miliar. Dalam pembangunan perkara tersebut, disebutkan bahwa tersangka Agung mengerjakan proyek perbaikan jalan Jalan Palampang-Munte-Bontolempangan di Kabupaten Sinjai / Bulukumba (Penugasan DAK) TA 2019 senilai Rp. Rp 15,7 miliar.

Selanjutnya pembangunan Ruas Palampang-Munte-Bontolempangan (APBD Provinsi) senilai Rp19 miliar, pembangunan jalan, pedisterian, dan penerangan Kawasan Wisata Bira (Bantuan Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan 2020 untuk Kabupaten Bulukumba) TA 2020 dengan Nilai Proyek Rp 20,8 Miliar Rehabilitasi Jalan Parkiran 1 dan Pembangunan Jalan Parkiran 2 Kawasan Wisata Bira (Bantuan Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020 untuk Kabupaten Bulukumba) Tahun 2020 dengan Nilai Proyek Rp 7,1 Miliar

sumber: Antara




Source