Kasus Penyembuhan Covid-19 di Kaltim Meningkat 214 Orang

Jumlah penderita Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Kalimantan Timur sebanyak 62.051 kasus.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA – Perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur masih menunjukkan peningkatan kasus pemulihan. Pada Selasa (13/4), kasus kesembuhan tercatat meningkat sebanyak 214 orang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak mengatakan, pada hari yang sama kasus positif juga merayap hingga 158 kasus.

“Di awal bulan puasa ini, kasus Covid-19 di Kaltim masih melandai, namun masyarakat harus tetap waspada untuk menerapkan protokol kesehatan, terutama menghindari keramaian yang besar saat bulan puasa,” kata Andi Muhammad Ishak di Samarinda.

Ia mengatakan, tambahan kasus sembuh terjadi di Berau 15 kasus, Kutai Barat 7 kasus, Kutai Kartanegara 18 kasus, Kutai Timur 39 kasus, Mahakam Ulu 7 kasus, Paser 18 kasus, Penajam Paser Utara 5 kasus, Balikpapan 41 kasus, Bontang 9 kasus. san Samarinda 55 kasus.

Sementara itu, tambahan kasus positif terkonfirmasi terjadi di Berau sebanyak 19 kasus, Kutai Barat 18 kasus, Kutai Kartanegara 1 kasus, Kutai Timur 12 kasus, Mahakam Ulu 3 kasus, Paser 14 kasus, Penajam Paser Utara 7 kasus, Balikpapan 26 kasus, Bontang 9 kasus. dan Samarinda. 49 kasus.

“Dengan bertambahnya kasus baru, akumulasi kasus positif terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim berjumlah 65.859 kasus, sedangkan kasus yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 62.051 kasus,” kata Andi M Ishak.

Ia menambahkan, kasus kematian juga mengalami peningkatan dari satu kasus yang terjadi di Kutai Kartanegara.

“Total kasus kematian Covid-19 di Kaltim sebanyak 1.576 kasus,” tambah Andi M Ishak.

Andi menegaskan, berdasarkan data per 13 April 2021, terdapat 2.232 pasien Covid-19 yang masih menjalani pengobatan. Jumlah pasien di Balikpapan sebanyak 482, 459 di Samarinda, 315 di Kutai Barat, 239 di Kutai Kartanegara, dan 235 di Kutai Timur.

Sedangkan di Berau terdapat 172 pasien, Bontang 167 pasien, Paser 95 pasien, Panajam Paser Utara 58 pasien dan Mahakam Ulu 10 pasien.

sumber: Antara




Source