Kasus Ridwan Kamil Meningkat Kajian Pengetatan WFH

Ridwan Kamil meminta warga tidak heran jika kebijakan itu dibuat lebih ketat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengakui terjadi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur lebaran yang masa inkubasinya turun pekan ini. Melihat kondisi tersebut, Ridwan Kamil mencoba merumuskan sejumlah kebijakan.

“Nanti saya perintahkan Sekda Kota Bandung untuk mewakili kebijakan WFH, kebijakan nikah sedang diperhitungkan khususnya di Bandung Raya, pembatasan lain yang memang pola, jadi jangan heran kalau kenaikannya diperketat. Mudah-mudahan bisa. bisa turun seperti sebelum Lebaran,” kata Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil usai Pemeriksaan Mendadak (Sidak) ke RSHS, Sabtu malam (13/6).

Menurut Emil, lonjakan kasus Covid-19 karena libur lebaran. “Kalau ditanya kenapa, itu karena libur lebaran. Kalau tidak ada libur lebaran masyarakat memaksa mudik, itu trend bagus (BOR) kita 29 persen, jadi naik dua kali lipat,” jelasnya.

Mengenai kondisi rumah sakit di Bandung dan Cimahi yang dinilai kritis, menurut Emil, jawabannya telah ditegaskan oleh Sekda Kota Bandung, yang separuhnya bukan warga kota Bandung. “Jadi kalau mau penilaian yang adil Kota Bandung setengahnya. Karena setengahnya itu harus menjadi tanggung jawab kabupaten di sekitar Bandung. Nanti saya cek lagi apakah karena kapasitas kabupaten di sekitar Bandung kurang atau karena persepsi,” ujarnya.



https://www.republika.co.id/berita/qume3i328/kasus-naik-ridwan-kamil-kaji-pengetatan-wfh