Kebakaran di Warung Daging dan Pokok Pasar Minggu, Kerugian Diperkirakan Rp. 2 Miliar

Laporan dari Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kerugian akibat kebakaran hebat yang melanda kios daging dan sembako di Blok C, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, diperkirakan mencapai Rp 2 miliar.

“Kebakaran di Pasar Minggu diperkirakan sekitar Rp 2 miliar,” kata Kasubdit Penanggulangan Kebakaran Gaol Herbert Plider Lumba dalam laporannya, Selasa (13/4/2021).

Kecurigaan penyebab kebakaran ini, kata Herbert, disebabkan korsleting listrik yang terjadi.

Baca juga: Pasar Minggu Kebakaran, Pemprov DKI Jakarta Diharapkan Beri Kompensasi Dan Pemberian Sementara

“Diduga akibat korsleting listrik,” imbuhnya.

Dalam laporannya, Herbert menjelaskan bahwa sebelum terjadi kebakaran, para pedagang di warung Blok C Pasar Minggu melihat adanya kebakaran dari salah satu warung yang ada di lantai basement.

Baca juga: Situasi Ratusan Kios Pasar Minggu Pasca Kebakaran

Para pedagang langsung bergegas mengambil air untuk melakukan pemadaman yang juga dibantu oleh petugas keamanan.

Namun upaya mereka gagal, api semakin berkobar dan menyebar dengan cepat ke seluruh warung hingga lantai 1 Blok C Pasar Minggu.

Diketahui kebakaran hebat melanda gedung kios makanan dan daging di Blok C Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (12/4/2021) malam.

Bangunan yang terdiri dari empat lantai ini sebagian besar terbakar, akibatnya 389 kios rusak akibat sijago merah.

Plt Walikota Jakarta Selatan Isnawa Adji mengatakan, sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang dengan cepat menjalar ke lantai atas.

“Sebanyak 389 tempat usaha (terbakar) sekitar pukul 18.35 WIB, baru dingin pukul 21.45 WIB, 35 unit pemadam kebakaran dikerahkan dengan 150 personel,” kata Isnawa kepada awak media di PD Pasar Jaya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (13/9). 4/2021).

Isnawa melanjutkan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, namun kebakaran yang terjadi sekitar 4 jam tersebut menyebabkan seluruh pedagang mengalami kerugian.




Source