Keberhasilan Petani Tergantung Benih dan Varietas Unggul

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Untuk meningkatkan produksi hasil pertanian, ternyata bukan hanya dari segi perawatan dan sistem tanam yang digunakan, akan tetapi hal yang paling mempenguruhi peningkatan hasil produksi pertanian yakni pada penetuan penggunaan bibit dari varietas unggul, hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Dr Ir M Saleh Mochtar MP, Kepada Gaung NTB, Selasa (20/9).
Menurut Saleh Mochtar, bahwa BPTP NTB sangat mendukung program Upsus Swasembada padi, jagung dan kedelai, sebagai salah satu bentuk dukungan yang diberikan bahwa BPTP berperan untuk meningkat benih utuh dari varitas yang unggul sehingga akan meningkatkan hasil produksi petani.
Selain itu kata Saleh Mochtar, pola penataan jarak tanam harus diperhatikan dan direkomendasikan menggunakan sitem tanam jajar legowo serta dalam hal menggunakan pupuk harus sesuai dengan yang telah direkomendasikan berdasarkan unsur hara tanah dan dimasing-masing kecamatan unsur hara tanah yang dimiliki berbeda-beda jadi rekomendasi penggunaan pupukpun jelas berbeda pula.
Saleh Mochtar juga menyatakan bahwa dalam penetuan benih yang digunakan oleh patani terlebih dahulu dari bptp melakukan penelitian dan baru akan melakukan demplot terlebih dahulu, sehingga benih yang digunakan tergolong benih unggul karena 50 persen keberhasilan tanaman padi tergantung pada benihnya.
Dalam melakukan penelitian dan uji coba bibit atau benih unggul kata Saleh Mockhtar, BPTP tidak bekerja dengan sendiri akan tetapi juga dibantu oleh kelompok tani, dimana kelompok tani tersebut dibina sehingga dapat mengembangkan dengan sendiri bibit varietas unggul dan langsung melakukan demplot dengan sistem tanam jajar legowo. Demikian Dr Saleh Mochtar