Kebijakan Subsidi Ongkos Kirim Saat Harbolnas Diyakini Meningkatkan Volume Pengiriman Barang

Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo), Muhammad Feriadi menyambut positif kebijakan pemerintah yang mensubsidi biaya pengiriman pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) menjelang Lebaran.

“Subsidi ongkos kirim menurut kami akan meningkatkan transaksi yang pada akhirnya dapat meningkatkan volume pengiriman bagi perusahaan jasa pelayaran,” kata Feriadi, Sabtu (10/3/2021).

Meski demikian, Feriadi mengaku belum mendapatkan informasi teknis secara detail mengenai kebijakan tersebut seperti apa mekanismenya.

Menurut dia, seluruh perusahaan jasa pelayaran sangat optimistis akan ada pertumbuhan di bulan Ramadhan.

Kondisi pandemi tersebut telah mengubah perilaku konsumen dari belanja offline menjadi belanja online sehingga memicu peningkatan pengiriman.

Baca juga: Kebijakan Pemerintah Mendorong Perekonomian Ramadhan dan Lebaran 2021: THR Wajib hingga Harbolnas

Baca juga: Faktor-faktor yang Meningkatkan Omzet dan Transaksi Pedagang Akulaku selama Harbolnas

“Sudah menjadi kebiasaan masyarakat kita, biasanya mengirim di bulan Ramadhan apalagi dengan kondisi saat ini. Gratis ongkos kirim masih menjadi daya tarik untuk belanja online. Karenanya kami optimis akan terjadi pertumbuhan,” kata Feriadi.

Menghadapi kesibukan pengiriman barang, kata Feriadi, biasanya perusahaan jasa pengiriman anggota Asperindo sudah melakukan persiapan seperti menambah armada, sumber daya manusia, dan ruang pemesanan moda transportasi udara.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan memberikan subsidi ongkos kirim atau ongkos kirim untuk momentum hari belanja online nasional atau Harbolnas menjelang Lebaran.

Harbolnas akan digelar serentak pada H-10 dan H-5 Idul Fitri.

“Hari belanja nasional melalui online ditujukan untuk produk nasional. Pemerintah akan memberikan subsidi ongkos kirim dan pemerintah sudah menyiapkan Rp 500 miliar,” ujarnya.

Airlangga meyakini Harbolnas akan mendorong pertumbuhan konsumsi masyarakat mulai Ramadhan hingga Lebaran.




Source