Kebutuhan Oksigen di RSUD Kota Tangerang Meningkat 3 Kali lipat

Pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tersebut merupakan pasien dengan gejala kritis sedang-berat.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG — Tingginya kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Banten, menyebabkan kebutuhan oksigen di RSUD Kota Tangerang juga meningkat. Direktur Rumah Sakit Kota Tangerang, Dini Anggraeni, mengatakan kebutuhan oksigen di fasilitas kesehatan itu meningkat tiga kali lipat.

“Seiring jumlah pasien Covid-19 yang membutuhkan oksigen meningkat, kebutuhan oksigen atau aliran gas pasti akan meningkat,” kata Dini dalam keterangannya, dikutip Kamis (24/6).

Ia mengatakan, selain lonjakan pasien, peningkatan kebutuhan oksigen pasien Covid-19 di RSUD Kota Tangerang juga karena kondisi pasien yang datang rata-rata dalam kondisi parah. “Pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit adalah pasien dengan gejala kritis sedang-berat yang membutuhkan oksigen untuk menunjang alat bantu pernapasan,” jelasnya.

Sebagai upaya mengantisipasi peningkatan kebutuhan oksigen, Dini mengatakan manajemen RSUD Kota Tangerang telah menambah ukuran evaporator dan pengisian gas medis untuk memenuhi kebutuhan tersebut. “Kebutuhan oksigen pasien di rumah sakit difasilitasi melalui instalasi gas medis. Dan kemarin di rumah sakit, kami menggandakan ukuran evaporator dan tiga kali lipat pengisian gas medis untuk memenuhi kebutuhan pasien saat ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi memastikan tidak terjadi kelangkaan oksigen di Kota Tangerang. Sehingga dia meminta semua pihak untuk tidak panik dengan kondisi kebutuhan oksigen yang melonjak, seiring dengan tingginya angka kasus Covid-19 di wilayah tersebut.

“Rumah sakit dan masyarakat tidak perlu panik dengan isu kekurangan oksigen yang beredar. Stok oksigen untuk pelayanan di rumah sakit atau di seluruh Puskesmas di Kota Tangerang masih terpenuhi dan aman,” kata Liza.



https://www.republika.co.id/berita/qv7uhd384/kebutuhan-oksigen-di-rsud-kota-tangerang-naik-3-kali-lipat