Kegiatan belajar tatap muka dihentikan sementara di Garut

    Pemerintah Kabupaten Garut mengeluarkan surat edaran tentang penghentian sementara pembelajaran tatap muka.

    REPUBLIKA.CO.ID, GARUT — Pemerintah Kabupaten Garut di Provinsi Jawa Barat menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah akibat meningkatnya kasus penularan Covid-19 di wilayah tersebut. “Untuk Garut ada beberapa pembatasan, salah satunya di sekolah tatap muka selama dua minggu dari sekarang ditutup,” kata Wakil Bupati Garut Helmi Budiman di Garut, Selasa (1/6).

    Ia menjelaskan, Pemkab Garut sejak sekitar sebulan lalu mengizinkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan karena dinilai penularan Covid-19 sudah mereda. Namun, kasus penularan Covid-19 kembali meningkat dalam dua minggu terakhir, sehingga pemerintah kabupaten memutuskan untuk mengeluarkan surat edaran tentang penghentian kegiatan yang melibatkan banyak orang, termasuk sekolah, mulai 31 Mei 2021.

    Helmi menjelaskan, surat edaran itu termasuk membatasi peserta kegiatan maksimal 25 persen dari kapasitas ruangan. “Kerumunan maksimal 25 persen, jadi sangat padat, jangan ragu untuk tutup jika melebihi 25 persen dari kapasitas,” katanya.

    Orang tua siswa menyambut baik kebijakan pemerintah kabupaten untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19, termasuk menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah. “Saya ikuti saja aturan pemerintah, kalau tidak boleh bertatap muka tidak apa-apa, karena ini untuk kepentingan bersama,” kata Kusuma Ningrum, ibu dua anak asal Kecamatan Tarogong Kaler.

    Ia mendukung pelaksanaan kegiatan belajar mengajar daring untuk meminimalkan risiko penularan Covid-19 selama wabah. Menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, jumlah kumulatif warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Garut sebanyak 10.025 orang dengan rincian 8.568 orang sembuh, 427 orang meninggal dunia, 360 orang menjalani isolasi di rumah sakit, dan 670 orang menjalani isolasi mandiri.

    sumber: Antara



    https://www.republika.co.id/berita/qu0whf384/kegiatan-belajar-tatap-muka-dihentikan-sementara-di-garut