Kejaksaan Masih Berharap Tergugat Kebakaran Kejaksaan Agung Bisa Bebas

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pengacara terdakwa kasus kebakaran Gedung Induk menanggapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap kliennya.

    Kuasa hukum tergugat Made Putra Aditya Pradana mengatakan, pihaknya masih berharap Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan nantinya membebaskan kliennya.

    “Harapan kami sesuai dengan fakta persidangan yang jelas gratis,” ujarnya dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (20/20).

    Baca juga: Itulah tuntutan jaksa terhadap para terdakwa kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung

    Menurut dia, tim jaksa dan terdakwa sudah mendengar langsung tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang yang digelar Senin (19/4/2021).

    “Teman-teman sudah lihat persidangannya seperti apa, nanti majelis hakim melihat seperti apa putusan majelis hakim mengikuti apa yang sudah disampaikan jaksa atau apa yang sudah kita sampaikan sesuai fakta persidangan, itu saja. ” dia berkata.

    Diharapkan, kata dia, hakim memberikan putusan sesuai dengan fakta persidangan dan membebaskan enam klien tak bersalah tersebut.

    Baca juga: Kejaksaan Selidiki 6 Pihak Swasta Terkait Kasus Korupsi Asabri

    Diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang lanjutan terkait kasus kebakaran di gedung Kejaksaan RI.

    Kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan terhadap enam terdakwa dari sektor ketenagakerjaan, Senin (19/4/2021).

    Keenam terdakwa tersebut adalah Uti Abdul Munir, Imam Sudrajat, Sahrul Karim, Karta, Tarno dan Halim.

    Dalam persidangan yang berlangsung di ruang 2 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu, jaksa mendakwa para terdakwa dengan hukuman yang berbeda.




    Source