KEJAKSAAN TARGET TUNTASKAN KASUS BRONJONG FIKTIF KSB

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Tim Jaksa Penyidik Kejari Sumbawa telah menargetkan untuk menuntaskan kegiatan penajaman dan pendalaman penyidikan atas kasus proyek pembangunan bronjong fiktif pengamanan kuburan di Desa Mura Kecamatan Brang Ene KSB yang menggunakan bantuan kucuran dana pada Dinas PUPR KSB tahun anggaran 2016 lalu senilai Rp 92.800.000 yang melibatkan tersangka utama oknum AG SH Direktur CV NG KSB, dengan memanggil dan memeriksa kembali belasan saksi terkait, dengan harapan hasil penyidikannya itu akan segera dilakukan ekspose internal guna mengkaji dan menelaahnya secara cermat, apakah dapat membidik sejumlah calon tersangka lainnya yang dinilai bertanggungjawab dalam proyek tersebut ataukah hanya fokus pada satu orang tersangka saja, kita tunggu saja hasilnya.
Sebagaimana dikemukakan Kajari Sumbawa melalui Kasi Pidsus Jaksa Anak Agung Raka Putra Dharmana SH dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB kemarin, bahwa proses penajaman dan pendalaman penyidikan atas kasus proyek bronjong fiktif KSB masih belum selesai, sebab masih ada sejumlah saksi terkait yang akan diambil keterangan tambahan, guna melengkapi BAP saksi sebelumnya, dimana pemeriksaan dan pengambilan keterangan tambahan terhadap tersangka oknum AG SH Direktur CV NG KSB didampingi kuasa hukum khususnya Advocat Kamil Takwim SH pekan kemarin telah dilakukan dengan baik.
Jaksa Raka juga menjelaskan, kalau seluruh keterangan belasan saksi terkait yang telah dilakukan pemeriksaan secara marathon selama sepekan itu telah dibuatkan dan ditandatangani BAP-nya, dimana dari hasil evaluasi yang dilakukan para saksi yang telah dipanggil itu mulai dari Konsultan Pengawas, Pengawas Lapangan, PPK, PPHP dan bendahara Dinas PUPR KSB, mantan Kadis PU KSB, pejabat BKAD KSB, tersangka hingga seorang rekanan kontraktor KSB lainnya Ayos Buwono Suputro SH Direktur CV Alfa Jaya (teman dari tersangka) dinilai telah memberikan keterangannya secara kooperatif sesuai dengan apa yang diketahuinya, dan jika seluruh saksi terkait sekitar 19 orang tuntas diperiksa oleh tim Jaksa hingga pekan depan, maka tentu akan dilakukan evaluasi dan kajian menyeluruh atas hasil Penyidikan yang dilakukan, guna menentukan sikap dan langkah hukum selanjutnya.
Namun yang jelas masih ada beberapa saksi terkait yang akan diperiksa pekan depan, karena pada jadual pemeriksaan sebelumnya berhalangan hadir, sehingga tim Jaksa kembali melayangkan release panggilan dengan melakukan penjadualan ulang bagi pemeriksaan sejumlah saksi terkait dimaksud, dengan target proses penyidikannya optimis akan daat dirampungkan dengan segera, sehingga proses pemberkasan perkara dapat segera dilakukan untuk dapat ditingkatkan ketahapan proses penuntutan selanjutnya setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap P21, tukas Jaksa Raka.