Keluarga Korban Berharap Polisi Teliti Penyebab Kebakaran Lapas Klas I Tangerang

    Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kesedihan menyelimuti keluarga korban kebakaran Lapas Kelas I di Tangerang, Banten.

    Sebanyak 41 warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut.

    Beberapa napi yang meninggal diketahui hanya menunggu hitungan bulan untuk menjalani hukumannya.

    Namun kebakaran di Blok C2 pada Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 01.50 WIB membuat harapan para keluarga dan korban bergejolak.

    Peristiwa tragis itu merenggut nyawa 41 napi, 40 di antaranya terpidana kasus penyalahgunaan narkoba dan satu di antaranya kasus pidana terorisme.

    Gaby (23), salah satu keluarga korban, mengatakan 41 korban tewas merupakan narapidana yang rencananya akan dibebaskan dalam waktu dekat karena sudah menjalani hukuman.

    “Itu semua narapidana yang ingin dibebaskan (gratis) dalam waktu dekat. Ayah saya sendiri rencananya akan dibebaskan bulan depan, Oktober 2021,” kata Gaby di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (8/9). /2021).

    Baca juga: Legislator Golkar: Kebakaran Lapas Tangerang Jadi Momentum Penyelesaian RUU Pemasyarakatan

    Informasi jadwal pembebasan korban diperoleh Gaby berdasarkan keterangan dari anggota keluarga korban lainnya yang meninggal saat berbincang di posko antemortem RS Polri Kramat Jati.

    Menurut dia, 41 korban tewas dijadwalkan akan dibebaskan hanya dalam hitungan bulan.



    https://www.tribunnews.com/metropolitan/2021/09/09/keluarga-korban-berharap-polisi-usut-tuntas-penyebab-kebakaran-lapas-kelas-i-tangerang