Keluarga Korban Penganiayaan ASN di Pandeglang Tolak Berdamai, Ini Penjelasan Sang Ayah

    TRIBUNNEWS.COM, PANDEGLANG – Keluarga korban pelecehan oleh ASN di Pandeglang, Banten, menolak berdamai dengan pelaku.

    Diketahui, personel ASN yang bekerja di lingkungan Pemkab Pandeglang diduga melakukan pencabulan terhadap anak tirinya.

    Baca juga: Pemuda Deli Serdang Diculik dan Dianiaya, Orang Tua Korban Hampir Tak Kenali Wajah Anaknya

    Adi Rahayu yang merupakan ayah kandung korban mengatakan pihaknya akan terus mengawal proses penyidikan hingga tuntas oleh pihak kepolisian.

    “Tidak ada kata damai, saya ingin pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya saat dihubungi, Selasa (5/10/2021).

    Pasalnya, kekerasan yang dilakukan pelaku tidak hanya menimbulkan luka fisik pada anak, tetapi juga menimbulkan trauma yang mendalam.

    Baca juga: Penganiayaan Oki Zombie Karena Balas Dendam Sering Dibully, Kapolres Turun Tangan

    Ia pun berniat mengambil hak asuh anak yang sebelumnya jatuh ke tangan mantan istrinya.

    “Ini bukan soal kata damai, tapi bagaimana dengan anak saya setelah mendapatkan kekerasan oleh pelaku. Jadi poin itulah yang akan terus saya perjuangkan,” ujarnya.

    Baca juga: Ditegur untuk tidak bertindak

    Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pandeglang, AKP Fajar Mauludi mengatakan, saat ini pihaknya telah menerima laporan tersebut dan akan melakukan pemeriksaan terhadap ASN.

    “Saat ini korban dan saksi baru diperiksa, baru setelah terlapor diduga ASN di Pandeglang akan dijadwal ulang untuk pemeriksaan ulang,” jelasnya. (Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan)

    Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan Judul Bapak Biologis Anak Laki-Laki yang Diduga Dianiaya Personel ASN di Pandeglang Tolak Berdamai



    https://www.tribunnews.com/regional/2021/10/06/keluarga-korban-penganiayaan-oknum-asn-di-pandeglang-tolak-berdamai-ini-penjelasan-sang-ayah