Kemenkes: Satu dari 5 Orang Indonesia Rentan Gangguan Jiwa

    Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya terhadap kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental jutaan orang, baik yang terpapar virus secara langsung maupun yang tidak.

    Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan dr. Maxi Rein Rondonuwu mengatakan bahwa saat ini masyarakat masih berjuang untuk mengendalikan penyebaran virus Covid-19, namun di sisi lain telah menyebarkan perasaan cemas, takut, tekanan mental akibat isolasi, pembatasan jarak fisik dan hubungan sosial, dan ketidakpastian.

    “Hal-hal tersebut tentunya berdampak pada meningkatnya masalah dan gangguan kesehatan jiwa di masyarakat,” ujarnya.

    Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan lebih dari 19 juta orang di atas usia 15 tahun mengalami gangguan mental dan emosional, dan lebih dari 12 juta orang di atas usia 15 tahun mengalami depresi.

    Selain itu, berdasarkan Sample Registration System yang dilakukan Badan Litbang tahun 2016, data kasus bunuh diri per tahun sebanyak 1.800 orang atau setiap hari ada 5 orang yang melakukan bunuh diri, dan 47,7 persen korban bunuh diri berusia 10-39 tahun yang adalah anak-anak. remaja dan usia produktif.

    dr. Maxi mengatakan situasi ini mendorong pemerintah untuk memastikan kesehatan mental diprioritaskan lebih dari sebelumnya.

    Baca juga: Pfizer Serahkan Data ke Kementerian Kesehatan Sebagai Dasar Pertimbangan Vaksinasi Ketiga di Jepang

    “Kepada masyarakat, untuk menjaga kesehatan diri dan tetap patuh serta disiplin dengan protokol kesehatan agar tidak tertular Covid-19, serta selalu menjaga kesehatan jiwa dengan mengelola stres dengan baik, menciptakan suasana aman, nyaman bagi seluruh anggota keluarga,” ujarnya. .

    Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Narkoba, Dr Celestinus Eigya Munthe menjelaskan, masalah kesehatan jiwa di Indonesia tergolong tinggi.

    Saat ini Indonesia memiliki prevalensi penderita gangguan jiwa sekitar 1 dari 5 penduduk, artinya sekitar 20 persen penduduk di Indonesia berpotensi mengalami gangguan jiwa.



    https://www.tribunnews.com/kesehatan/2021/10/07/kemenkes-satu-dari-5-penduduk-indonesia-rentan-alami-gangguan-jiwa