Kementerian Agama Akan Luncurkan Kartu Pernikahan Digital

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) sebentar lagi akan meluncurkan Kartu Nikah Digital.

Kartu tersebut bisa langsung didapatkan secara online setelah prosesi akad nikah selesai.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama Muharam Marzuki menjelaskan, selain mendapatkan buku nikah, calon pengantin juga akan mendapatkan kartu nikah yang berfungsi untuk memberikan kemudahan dalam perjalanan.

Baca juga: Viral Tarawih Kilat Sholat, Kementerian Agama: Tidak boleh melanggar aturan

Kartu nikah mudah dibawa kemana-mana.

“Saat ini kami sedang dalam proses digitalisasi kartu nikah. Insyaallah dalam waktu dekat akan lahir kartu nikah digital, dan sudah menjadi kewajiban Kemenag untuk melakukan penyesuaian jaman dan bagaimana memberikan yang terbaik dan berkualitas. pelayanan, ”kata Muharam seperti dikutip dari situs Kementerian Agama, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Road Map Uji Coba Publik Kementerian Agama untuk Kemandirian Pesantren

Muharam mengatakan, layanan kartu nikah digital akan diberikan setelah prosesi akad nikah selesai.

Kartu nikah digital, kata dia, akan dikirimkan ke kedua mempelai melalui nomor telepon yang terdaftar, atau melalui email masing-masing pasangan.

Baca juga: Juru Bicara Kementerian Agama: Larangan berlebihan membuka restoran pada siang hari di Kota Serang

“Dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami akan memberikan digitalisasi kartu nikah kepada kedua mempelai. Nanti layanan ini akan berlaku di KUA seluruh Indonesia. Jadi kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk KUA di satu daerah, tapi di seluruh wilayah kita. KUA nasional, “kata Muharram.

Kartu nikah digital merupakan bagian dari program revitalisasi KUA yang memberikan kemudahan dan kualitas layanan kepada masyarakat dari Kementerian Agama melalui KUA.

Muharam menjelaskan, sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 25 Tahun 2008 tentang Pelayanan Publik, instansi pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan prima, terbaik, memberi kemudahan, pelayanan bermutu.

“Dengan peningkatan pelayanan di lembaga negara, kami berharap masyarakat merasakan kehadiran negara, pemerintah melayani, terutama dalam urusan pencatatan nikah,” pungkas Muharram.




Source