Kementerian Agama Selesai Menulis Empat Moderasi Modul Agama

    Buku ini akan digunakan khususnya oleh para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah-sekolah.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) telah menyelesaikan penulisan empat modul moderasi agama untuk diimplementasikan di satuan pendidikan. Buku ini akan digunakan khususnya oleh para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah-sekolah.

    Direktur PAI Rohmat Mulyana Sapdi mengatakan modul tersebut akan mulai digunakan pada tahun ajaran baru 2021 dimulai dengan proses uji coba di sejumlah sekolah yang ditunjuk.

    Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Lokakarya Penguatan Moderasi Beragama di Sekolah / PTU di Bogor, Kamis (22/4). Menurutnya, penyusunan modul ini merupakan tindak lanjut dari amanat Menteri Agama, bahwa tahun 2021 akan menjadi tahun pelaksanaan moderasi beragama.

    Keempat modul tersebut adalah buku saku yang menjelaskan sembilan nilai moderasi beragama, modul penguatan moderasi beragama bagi guru, pedoman pemaduan konten moderasi beragama dalam mata pelajaran PAI, serta pedoman bagi siswa dan organisasi kemahasiswaan di lapangan. agama dalam memperkuat moderasi beragama.

    “Keempat modul tersebut nantinya akan dijadikan pedoman pelaksanaan moderasi beragama di satuan pendidikan khususnya sekolah. Harapannya juga bisa diterapkan di madrasah dan pesantren,” kata Rohmat seperti dikutip di situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Agama, Sabtu (24/4).

    Modul-modul ini adalah asisten teknis untuk mendukung para guru di bidang moderasi agama. Harapannya, guru bisa tercerahkan, dan siswanya juga akan berubah. Review empat modul tersebut menghadirkan Koordinator Staf Khusus Kementerian Agama, Abdul Rochman; Staf Khusus Menteri Agama Moderasi Beragama, Ishfah Abidal Aziz; serta konsultan Moderasi Keagamaan Kementerian Agama, Alissa Wahid.

    Turut hadir di lokasi, Sekretaris Pokja Moderasi Beragama, Imam Safei, dan Aceng Abdul Azis selaku perwakilan Pokja Agama Kementerian Agama. Mereka intensif memberikan penguatan substansi modul implementasi moderasi beragama.




    Source