Kementerian Keuangan menyerahkan aset yang akan dikelola Pemkab Manokwari senilai Rp. 6,1 triliun

    Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) telah menyerahkan pengelolaan aset eks Yayasan Kerjasama Pengembangan Irian Jaya (The Irian Jaya Joint Development Foundation / IJJDF).

    Penyerahan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebesar Rp 6,1 triliun kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan (Pemkab) di Kantor Pusat DJKN, Jakarta.

    Baca juga: Kementerian Keuangan Gandeng Dinas Pendidikan Sebarkan Informasi Kelapa Sawit Berkelanjutan

    “Aset yang dialihkan berada di Desa Ransiki, Kecamatan Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan berupa kebun kakao seluas 4.093 hektar,” kata Dirjen Kekayaan Negara Rionald Silaban melalui kemenkeu.go.id laman, Rabu (14/4/2021).

    Dijelaskan Rionald, keberadaan perkebunan kakao yang produktif dapat menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar, sehingga memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

    Baca juga: Menteri Keuangan Sri Mulyani: Pencegahan Korupsi Tidak Bisa Sekedar Slogan

    Selain itu, Kabupaten Manokwari Selatan dapat memanfaatkannya untuk membangun sarana pemerintahan dan fasilitas umum bagi masyarakat.

    “Penguatan status aset eks IJJDF tidak hanya sebagai wujud pengelolaan aset yang optimal dan akuntabel. Ini contoh sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam hal pengelolaan aset yang optimal dan nilai guna yang tinggi,” ujarnya.

    Setelah laporan serah terima pengelolaan ini dilakukan maka langkah selanjutnya yaitu pengelolaan dan penatausahaan barang milik daerah (BMD) harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    “Kami berharap Kabupaten Manokwari Selatan bisa segera tumbuh menjadi daerah yang maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan penduduknya. Maka sinergi ini bisa terus dijaga untuk kemajuan bangsa,” pungkas Rionald.




    Source