Kendala Personil, BNN KSB Belum Terfokus Program Pemberantasan

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Dalam program penanggulangan penyalahgunaan obat obatan terlarang (Narkoba), selama tahun 2017 lalu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), fokus melaksanakan pencegahan melalui kegiatan penyuluhan P4GN dan Rehabilitasi Rawat Jalan terhadap para korban penyalahgunaan narkotika.
Tidak demikian dengan program pemberantasan. Menurut Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), AKBP Jolmadi SPd, bahwa program pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di nilai penting dan perlu dilaksanakan.
Namun, karena kendala personil khususnya Petugas Penyidik dari unsur Kepolisian yang secara khusus di tugaskan atau diperbantukan di BNN setempat. “Kami sudah mengusulkan dengan bersurat ke Polda NTB. Tapi sampai saat ini usulan kami belum direspon,” kata AKBP Jolmadi, belum lama ini.
Untuk melaksanakan giat pemberantasan menurutnya, harus didukung oleh ketersediaan personil khususnya dari kepolisian dan dibantu oleh personil dari BNN KSB sendiri.
Meski program Pemberantasan belum terlaksana, akan tetapi BNN KSB tetap fokus dengan melakukan program P4GN melalui penyuluhan ke instansi swasta, lembaga pemerintah, dan lingkungan pendidikan.
Selain itu juga, BNN KSB pun fokus dengan program Rehabilitasi (Rawat Jalan) bagi para korban penyalahgunaan obatan terlarang, juga melakukan tes urine ke beberapa SKPD lingkup pemda KSB.
Dari program yang dilaksanakan, dari hasil evaluasi tahun 2017 berlangsung lancar dan sukses. Terhadap program yang masih terkendala soal personil, sambung Jolmadi, pihaknya berharap di tahun 2018 usulan tersebut, dapat respon dari Polda NTB. Sehingga BNN KSB bisa melakukan program pemberantasan secara maksimal