Kepala SMKN 1 Lunyuk, Mengundurkan Diri

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Jabatan kepala sekolah di tiga sekolah yakni SMA Negeri 1 Ropang, SMA Negeri 1 Rhee dan SMAN Negeri 1 Labuhan Badas, hingga kini belum juga terisi. Namun, kemungkinan besar ada lagi sekolah yang kepala sekolahnya mengalami kekosongan. Ini menyusul surat pengunduran diri sebagai kepala sekolah yang dilayangkan oleh Kepala SMK Negeri 1 Lunyuk, I Wayan Sabeh, SP.
Dalam surat tertanggal 25 Oktober 2017, yang ditujukan kepada Kepala UPT Layanan Pendidikan Menengah (Dikmen) PK dan PLK Kabupaten Sumbawa tersebut, ada lima poin mendasar yang menjadi alasan mundurnya kepala sekolah tersebut.
Wayan Sabeh, mengaku kondisi kesehatannya akhir-akhir ini sering terganggu, sehingga kurang bisa berpikir keras. Ia juga menyebutkan selama 2 tahun 7 bulan memimpin sekolah tersebut, banyak benturan-benturan yang terjadi. Dalam rentang waktu tersebut, ia menuturkan belum mampu melakukan perubahan yang signifikan terutama masalah proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan disiplin kerja yang baik.
Selain itu, ada beberapa pegawai PNS dan guru PNS yang menginginkannya mundur karena kurang bisa mengikuti gaya kepemimpinannya.
Dikonfirmasi Gaung NTB, Selasa (31/10), Kepala UPT Layanan Pendidikan Menengah (Dikmen) PK dan PLK Kabupaten Sumbawa, Lalu Manan, SPd, mengakui adanya surat permintaan pengunduran diri dari Kepala SMKN 1 Lunyuk tersebut. “Suratnya sudah kami terima, dan sudah ditindaklnjuti ke Dinas Dikpora NTB,” ujarnya.
Lalu Manan, menegaskan surat pengunduran diri sebagai kepala sekolah ini merupakan hak yang bersangkutan. Yang pasti pihaknya, kini tengah mempersiapkan calon penggantinya. “Insya Allah, bulan Desember pengganti kepala sekolahnya sudah ada,” pungkasnya.