Ketahui Perbedaan Antara Produk Tembakau yang Dipanaskan dan Rokok Elektronik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Inovasi produk Produk Pengolahan Tembakau (HPTL) Lainnya dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan rokok di Indonesia.

Produk tersebut terbukti membuat perokok menjauh dari kebiasaannya dan akhirnya berhenti merokok.

Peneliti dari Yayasan Pengamat Kesehatan Masyarakat (YPKP), Amaliya mengatakan, ada berbagai jenis produk tembakau alternatif atau HPTL, antara lain produk tembakau pemanas dan rokok elektrik yang sudah beredar di masyarakat.

Amaliya menjelaskan, berbagai produk HPTL memiliki perbedaan, baik dari bahan baku, cara konsumsi, hingga kadar senyawa kimia yang dihasilkan.

Misalnya produk tembakau yang dipanaskan memiliki bahan baku utama tembakau yang dibentuk menjadi lembaran.

Baca juga: Memasuki bisnis vape cair, Vicky Nitinegoro tak mau disebut bagian darinya

Baca juga: Baim Wong Menjalankan Bisnis Baru, Menjual Liquid Tiger Wong

Setelah itu, lembaran tembakau tersebut digulung dan disebut batang tembakau.

Saat pengguna akan mengkonsumsinya, batang tembakau tersebut akan dimasukkan ke dalam alat untuk dipanaskan. Saat dipanaskan, produk ini akan menghasilkan uap.

Sedangkan rokok elektrik memiliki bahan baku berupa rokok elektrik cair.

Cairan tersebut terbuat dari bahan-bahan seperti propelin glikol, gliserin, dan perasa.

Amaliya menegaskan, tidak semua cairan rokok elektrik mengandung nikotin.




Source