Ketika Umar bin Abdul Aziz ‘menyerahkan’ anaknya kepada Allah SWT

    Umar bin Abdul Aziz tidak meninggalkan harta untuk anak-anaknya

    REPUBLIKA.CO.ID, Umar bin Abdul Aziz Rahimahullah adalah khalifah yang memerintah selama dua hingga tiga tahun dari 717 hingga 720. Gaya hidupnya begitu sederhana meskipun ia seorang pemimpin, dan apa yang akan ia wariskan kepada anak-anaknya sebelum kematiannya?

    Dikutip dari halaman Alukah pada Kamis (26/8), seperti dikutip dari Al-Bidayah wa an-Nihayah oleh Ibnu Katsir, nasehat yang dia berikan kepada anak-anaknya jauh lebih berharga daripada harta duniawi. Ia ingin anak-anaknya menjadi orang yang sholeh dan dilindungi oleh Allah SWT.

    Ketika kematian menghampiri Umar bin Abdul Aziz, dikatakan kepadanya, Ini adalah dua belas anakmu. Mengapa Anda meninggalkan anak-anak Anda dalam keadaan tidak memiliki? Dia berkata:

    لِيِّيَ اللَّهُ الَّذِي لَ الْكِتَابَ لَّى الصَّالِحِينَ “Sesungguhnya pelindungku adalah Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur’an). Dia melindungi orang-orang yang bertakwa’ (QS. Al Araf ayat 196).

    “Demi Allah, aku tidak memberikan hak orang lain kepada mereka! Mereka bisa memilih salah satu dari keduanya, yaitu tetap bertakwa, dan Allah pasti akan melindungi mereka. Atau menjadi orang yang tidak taqwa, dan aku tidak akan meninggalkan apapun. .siapa yang akan membantu mereka mendurhakai Allah?” Lalu aku menjadi pasangan mereka dalam melakukan maksiat setelah kematianku?

    Beberapa waktu kemudian, Umar bin Abdul Aziz pun memanggil anak-anaknya, berpamitan, menguatkan dan membuat wasiat kepada mereka dengan pesan ini. Kemudian Umar bin Abdul Aziz berkata, “Pergilah, semoga Allah melindungimu, dan semoga Allah memberimu pengganti.”

    Konon setelah kematian Umar bin Abdul Aziz, anak-anaknya terlihat menyumbangkan 80 ekor kuda untuk keperluan jihad. Berbeda dengan anak-anak Sulaiman bin Abdul Malik yang walaupun mewarisi harta yang banyak, namun tetap mengemis kepada anak-anak Umar bin Abdul Aziz.

    Hal ini karena Umar bin Abdul Aziz menitipkan anaknya kepada Allah SWT, sedangkan Sulaiman dan yang lainnya menitipkan anak-anaknya pada harta yang ditinggalkannya. Lenyaplah harta bersama nafsu dan keinginan duniawi anak-anaknya.

    Sumber: aluka



    https://www.republika.co.id/berita/qygwt3320/saat-umar-bin-abdul-aziz-titipkan-anaknya-kepada-allah-swt