Khazanah Ramadan Republika

    REPUBLIKA.CO.ID, SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melarang pemudik berkunjung ke Solo mulai 1 Mei hingga 17 Mei 2021. Orang yang nekat pulang ke Solo tanpa membawa dokumen berupa identitas dan hasil negatif dari Tes usap PCR atau usap antigen akan dikarantina selama lima hari.

    Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Walikota (SE) Nomor 067/1156 tentang Perpanjangan PPKM Mikro dan Optimalisasi Peran Satgas Tingkat Desa Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Solo tanggal 19 April 2021.

    Surat Edaran tersebut menyatakan penghapusan mudik bagi masyarakat mulai 1-17 Mei, kecuali kendaraan jasa distribusi logistik dan pemudik bagi non-pemudik yang mendesak.

    Kepentingan yang mendesak ini meliputi pekerjaan / perjalanan dinas, kunjungan dari keluarga yang sakit, kunjungan dari kesedihan anggota keluarga yang meninggal, ibu hamil dan kebutuhan untuk melahirkan.

    Orang yang bepergian lintas kota / kabupaten / provinsi / negara selama Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H yang tinggal minimal 1×24 jam diharuskan memiliki surat izin perjalanan tertulis atau Izin Keluar dan Masuk (SIKM), serta usap PCR negatif atau usap antigen Hasil tes maksimal dua hari sebelum diperiksa oleh Tim Cipta Kondisi.




    Source