Khazanah Ramadan Republika

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menyiapkan makanan yang praktis dan bergizi seimbang seharusnya tidak sulit. Kata kuncinya adalah memilih bahan makanan yang tepat.

    Ada berbagai pilihan karbohidrat untuk sahur. Salah satunya adalah oatmeal.

    Ahli gizi dr Inge Permadi MS SpGK mengatakan bahwa oatmeal bisa menjadi pilihan karbohidrat. Oatmeal yang terbuat dari gandum merupakan salah satu sumber pangan alternatif pengganti nasi. Oatmeal juga tinggi serat, sehingga sangat populer di kalangan seseorang yang sedang menjalani program diet.

    “Karena terbuat dari bahan alami, oatmeal sangat cocok sebagai makanan alternatif bagi para pelaku diet sehat. Dibandingkan mengonsumsi obat-obatan yang bisa memiliki risiko lebih tinggi bagi kesehatan tubuh,” kata Inge.

    Inge juga menambahkan bahwa makanan dengan kandungan serat yang tinggi seperti sereal oatmeal sangat baik untuk menjaga pencernaan manusia, terutama bagi para pelaku diet yang sehat. Menjaga pencernaan yang baik sangat penting bagi para pelaku diet agar lemak penyebab obesitas dan pencetus penyakit tidak akan terlalu lama disimpan di dalam tubuh.

    Secangkir oatmeal mengandung hingga 4 gram serat, hampir sama dengan apel atau secangkir kubis Brussel kukus. Oatmeal, seperti dikutip dari Huffington Post, juga relatif mudah dibuat dan dapat ditemukan di mana saja.

    Ada sejumlah alasan mengonsumsi oatmeal sebagai pilihan saat sahur:

    1. Puas lebih lama dari sarapan lainnya
    Oatmeal kaya serat sehingga berfungsi memperpanjang rasa kenyang. Studi yang diterbitkan dalam Nutrition Journal, menunjukkan peserta studi makan oatmeal lebih penuh lebih lama daripada mereka yang makan sereal dalam jumlah yang sama untuk sarapan pagi.

    2. Menurunkan kolesterol
    Makanan kaya serat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol. Serat dalam oatmeal membantu mengurangi penyerapan kolesterol jahat dalam tubuh yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

    3. Mengurangi resiko kanker
    Makanan kaya serat juga telah terbukti mengurangi risiko kanker kolorektal atau kanker usus besar. Dalam studi tahun 2011 yang diterbitkan dalam British Medical Journal, ditemukan bahwa risiko kanker usus besar berkurang 20 persen pada mereka yang makan 90 gram lebih banyak biji-bijian seperti oatmeal per hari.

    4. Kaya akan senyawa yang baik untuk jantung
    Oatmeal mengandung lignan tingkat tinggi, senyawa kimia alami yang berfungsi melindungi dari penyakit jantung. Lignan juga bisa ditemukan dalam makanan lain seperti biji rami, brokoli, dan aprikot.




    Source