Khazanah Ramadan Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menyambut bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H, Pengurus Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau umat Islam, khususnya warga nahdliyin, untuk meningkatkan amalan agama dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Menginstruksikan kepada seluruh Pengurus Nahdlatul Ulama, Pengurus Lembaga dan Badan Otonomi Nahdlatul Ulama, serta seluruh Warga Nahdlatul Ulama, untuk selalu meningkatkan amalan keagamaan dan beramal taqarrub kepada Allah SWT,” ujar Ketua PBNU Prof KH Said Aqil Siroj dalam surat edaran PBNU. diterima. Republika.co.id, Senin (12/4).

Di bulan Ramadhan ini, menurut Kiai Said, warga nahdliyin juga harus ikut menyejahterakan masjid dan mushola dengan melaksanakan shalat fardlu berjamaah, shalat tarawih berjamaah, mengaji, mengaji, itikaf dan memperbanyak sunnah lainnya. praktek. Namun, menurut dia, semua itu harus dilakukan dengan tetap berpegang pada protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang ditetapkan pemerintah.

Selain itu, PBNU juga menginstruksikan warga nahdliyin untuk melakukan kegiatan sosial dalam rangka pembinaan umat. “Memperkuat kebersamaan dan menjalin silaturahim dengan tetap berpegang pada protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah,” kata Kiai Said.

Lebih lanjut, Kiai Said juga mengajak warga nahdliyin untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat di bulan Ramadhan melalui dakwah dan ceramah agama yang mendidik sekaligus mengedepankan esensi dan nilai-nilai ajaran Islam. “Serta menghindari ceramah yang bersifat provokatif dan cenderung menebar kebencian,” ucapnya.

Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini menambahkan, dalam momentum Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H, PBNU juga berpesan kepada warga nahdliyin untuk mensosialisasikan kewajiban zakat fitrah kepada masyarakat dan mengimbau agar penyaluran zakat kepada yang berhak melalui LAZISNU NU-Care .

“Mematuhi dan menaati keputusan, kebijakan, dan himbauan pemerintah pusat dan daerah guna mencegah penyebaran Covid-19 melakukan silaturahmi secara online pada Idul Fitri 1442 H tanpa mengesampingkan esensi dan nilai persahabatan,” kata Helmy.

PBNU juga menginstruksikan untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1442 H di masjid dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat sebagaimana ditetapkan oleh Pemerintah. Helmy juga mengajak seluruh umat Islam untuk masuk Islam kepada Allah SWT selama bulan Ramadhan 1442 H.

“Kita minta agar masyarakat Indonesia selamat, mendapat manfaat, terhindar dari musibah, bencana, dan mampu menanggulangi pandemi Covid-19,” jelasnya.

Helmy menambahkan, berbagai kegiatan dengan ketentuan protokol kesehatan selama Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H dapat dilakukan di wilayah yang berstatus pandemi hijau dan kuning.




Source