Khazanah Ramadan Republika

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Masyarakat Lebak diminta meningkatkan kewaspadaannya terhadap potensi kebakaran di permukimannya selama Ramadhan 1442 Hijriah.

    “Biasanya kasus kebakaran melonjak saat Ramadan, karena kegiatan memasak yang dilakukan masyarakat cenderung meningkat,” kata Kepala BPBD Lebak Pebby Rizky Pratama di Lebak, Rabu (14/4).

    Sebagian besar penyebab kebakaran di permukiman masyarakat selama Ramadhan adalah karena penerangan, seperti lilin, lampu cempor, kompor, tungku kayu setelah makan sahur, warga lupa mematikannya, juga karena korsleting listrik.

    Menurutnya, kondisi rumah warga masih banyak dijumpai dalam kondisi mudah terbakar, misalnya karena dibangun beratap rumbia, tiang penyangga, dan dinding bambu. “Kalau di rumah ada lilin dan lampu cemara tumbang, dipastikan gampang terbakar,” ujarnya.

    BPBD Lebak mengimbau masyarakat jika melakukan kegiatan memasak untuk menyiapkan makan harus memperhatikan kompor dan tungku kayu bakar. Orang yang memasak pada dini hari seringkali lupa mematikan kompor atau tungku kayu bakar yang dapat memicu kebakaran.

    “Pada hari kedua puasa Ramadhan, kami belum menerima laporan adanya kebakaran,” ujarnya.




    Source