Kick-off Liga 2 Tertunda Bikin Sriwijaya FC Trauma, Kenangan Gelap Kembali Terulang

TRIBUNNEWS.COM – Kontestan Liga 2, Sriwijaya FC, tak bisa berbuat banyak dengan penundaan kick-off Liga 2 2021.

Sriwijaya FC hanya bisa mematuhi segala keputusan yang diambil PSSI dan pihak terkait terkait Liga 2.

Namun, penundaan kick-off Liga 2 meninggalkan trauma tersendiri bagi Sriwijaya FC.

LATIHAN PERTAMA — Laskar Wong Kito, Sriwijaya FC menggelar latihan perdananya di Stadion Madya Bumi Sriwijaya Palembang, Selasa (1/9/2020). Latihan perdana yang menjadi perhatian khusus suporter ini sedang dipersiapkan untuk kelanjutan Kompetisi Liga2, 17 Oktober 2020. SRIPO/SYAHRUL (SRIPO/SRIPO/SYAHRUL)

Baca juga: Arema FC Batal Perkenalkan Kay Graca, Ternyata Ada Masalah Ini

Tim berjuluk Laskar Wong Kito ini trauma saat kejadian di tahun 2020 terulang kembali.

Insiden yang dimaksud tidak lain adalah penundaan dan penghentian total kompetisi tahun lalu.

Baik Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3 tidak digelar pada tahun 2020 karena merebaknya virus Corona di Indonesia.

Sekarang, hal yang sama terjadi lagi.

Baca juga: Liga 2: Dari Rp 1 Miliar, Raffi Ahmad membeli item ini untuk RANS Cilegon FC

Lagi-lagi, pandemi Covid-19 menjadi alasan utama penundaan kick-off Liga 1 dan Liga 2.

Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri Indrayadi mengatakan, pihaknya tidak melupakan penundaan gelaran pramusim Piala Walikota Solo 2021 baru-baru ini.

“Jadi saya agak ragu dengan kondisi saat ini, trauma tahun 2020 belum hilang,” kata Indrayadi, dikutip dari website Sripoku.com



https://www.tribunnews.com/superskor/2021/07/01/kick-off-liga-2-ditunda-bikin-sriwijaya-fc-trauma-memori-kelam-terulang-lagi