Kim Jong-un Menawarkan Hubungan Antar-Korea Langsung

    Kim Jong-un menuduh AS mengusulkan kebijakan bermusuhan terhadap Korea Utara

    REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL — Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyatakan bersedia memulihkan hubungan langsung antar-Korea yang terputus bulan depan. Namun Kim menuduh Amerika Serikat mengusulkan pembicaraan tanpa mengubah “kebijakan bermusuhan” terhadap Korea Utara. Ini berdasarkan laporan media pemerintah KCNA pada Kamis (30/9).

    Dalam pidatonya di Majelis Rakyat Tertinggi, parlemen yang selalu menyetujui eksekutif di negara tertutup itu, Kim mengatakan ancaman militer AS dan kebijakan bermusuhan tetap tidak berubah di bawah pemerintahan baru Presiden Joe Biden. Pemerintahan Biden mengatakan telah menghubungi Pyongyang untuk memecahkan kebuntuan atas pembicaraan yang bertujuan untuk membongkar program nuklir dan misilnya dengan imbalan keringanan sanksi AS. Namun, Kim mengatakan tawaran koneksi kembali dan dialog hanyalah “penutup” untuk kebijakan permusuhan yang berkelanjutan.

    Kim menyatakan kesediaannya untuk membangun kembali hubungan langsung antar-Korea mulai Oktober “sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan harapan rakyat akan hubungan yang lebih baik dan perdamaian abadi” antara kedua pihak yang bersaing, kata kantor berita resmi. KCNA. Korea Utara memutuskan hubungan langsung pada awal Agustus, hanya beberapa hari setelah membukanya kembali untuk pertama kalinya dalam setahun di tengah ketegangan hubungan.

    sumber : Antara



    https://www.republika.co.id/berita/r081k6382/kim-jongun-tawarkan-pemulihan-hubungan-langsung-antarkorea