Kisah-kisah Peziarah Pergi Haji

    IHRAM.CO.ID, JAKARTA — Seorang jemaah haji mengakhiri ibadah haji pada Kamis (26/7) dalam suasana yang sangat unik karena pandemi masih terjadi secara global. Menjadi salah satu yang terpilih untuk haji tahun ini, Dina, seorang peziarah Yordania berbagi pengalaman pribadinya.

    “Kami tidak berdandan dengan pakaian dan perhiasan mewah, kami berpakaian dengan gembira,” kata Dina tentang islam.net pada Jumat (23/7).

    Kemudian, dia mengakui kenangan yang dia buat sangat berharga dan semua dengan orang asing. Dia menghabiskan hari-hari haji dan menciptakan ikatan yang mendalam dengannya.

    “Saya tidak bisa menjelaskannya. Tapi kami saling peduli melalui setiap langkah mungkin menjadi salah satu alasannya,” katanya.

    Dia menjelaskan bahwa selama di sana, mereka saling membawa beban dalam perjalanan jauh antar lokasi, mendorong kursi roda untuk orang-orang dalam kelompok atau mengoleskan salep untuk meredakan lecet di kaki mereka karena berjalan di cuaca panas.

    “Rasanya sangat menyenangkan berada di sana untuk satu sama lain terlepas dari dari mana mereka berasal. Ini adalah pelajaran tak ternilai dan tersembunyi yang diajarkan haji kepada kita,” katanya.

    Diketahui, haji terdiri dari beberapa upacara yang melambangkan konsep penting dari iman Islam. Mereka juga memperingati cobaan Nabi Ibrahim dan keluarganya. Setiap Muslim dewasa berbadan sehat yang mampu membiayai perjalanan harus melakukan haji setidaknya sekali dalam seumur hidup mereka.

    Akibat pandemi Covid-19, pemerintah Saudi telah memangkas jumlah jemaah haji menjadi hanya 60.000 untuk menekan penyebaran virus mematikan tersebut.



    https://www.ihram.co.id/berita/qwor22335/cerita-peziarah-yang-melakukan-perjalanan-haji