Kisah Proses Produksi Mini Album “ O Owner of the Soul ”, Opick: Moods Up and Down

Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Opick merilis mini albumnya yang bertajuk ‘O Owner of the Soul’.

Ia mengaku sempat mengalami gangguan mood selama proses produksi. Dia sangat gugup.

“Saat itu saya di bengkel yang sama, mood saya bergejolak. Tiba-tiba saya ngambek dan baru tidur, jadi saya harus bersabar,” kata Opick dalam jumpa pers virtual, Kamis (8/4/2021).

Terkadang lagu yang lirik atau musiknya sudah jadi dirombak atau bahkan diganti karena bukan itu yang diinginkan Opick.

Liriknya sudah selesai, musiknya sudah selesai, saya hapus saja. Saya buat lagi, ”jelas Opick.

Gitar Opick-Chord dan Lirik Lagu Tombo Ati dari Opick, ‘Tombo Ati Iku Limo Perkarane’. (Instagram @opick_tomboati)

Untuk membangun kembali semangatnya dalam bekerja dan menenangkan hatinya, Opick terkadang berjalan-jalan di malam hari sambil memandangi lampu jalan dan berdzikir.

“Saat saya terjebak berjalan, saya suka melihat lampu. Saya jalan-jalan sambil dzikir,” kata Opick

Di sinilah dia menyadari ketidakberdayaan tanpa Allah. “Untuk mendapatkan ide, aku membutuhkanMu, Tuhan,” kata Opick.

Baca juga: Opick Story Makna Dibalik Lagu Tanpamu

Maka saat karya itu dibuat, Opick menegaskan bahwa hasilnya bukan dari dirinya, melainkan Tuhan yang memberinya kepercayaan, untuk menyebarkan kebaikan lewat lagu.

“Sesuatu yang saya tulis semuanya dari Anda Allah,” kata Opick.

Momen dimana setiap manusia tidak berdaya dan tanpa Tuhan saat itu juga menginspirasi Opick untuk membuat mini albumnya.

Keenam lagu di mini album ini terinspirasi dari situasi terkini terkait penyebaran Covid-19.

Beranjak dari orang yang takut dengan penyakit Covid-19 yang tidak ingin orang kaya atau miskin menginginkannya.

“Segala sesuatu yang kami banggakan tidak ada artinya tanpa Engkau, Allah. TanpaMu aku tersesat, jatuh dan rapuh,” pungkasnya.




Source