Kominfo dan Badan Geologi Uji SMS Bencana Blast

Kominfo berupaya menyebarluaskan informasi bencana vulkanik dan erupsi geologi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melakukan uji coba sosialisasi bencana vulkanik dan letusan geologi melalui SMS ledakan operator seluler serta siaran televisi publik waktu sebenarnya.

Direktur Jenderal Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M. Ramli mengatakan, kerja sama penyebaran informasi kebencanaan saat ini sudah tepat karena beberapa gunung api di Indonesia sudah menunjukkan peningkatan aktivitas.

“Semoga saat terjadi bencana, sistem penyampaian informasi bencana ini dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama saudara-saudara kita yang terkena dampak langsung bencana geologi, aktivitas gunung berapi dan letusan,” kata Ramli, dikutip dalam siaran pers dari Kementerian. Bidang Komunikasi dan Informasi, Selasa (13/4). .

Diseminasi informasi bencana, menurutnya penting karena posisi geografis Indonesia berada di Pacific Ring of Fire (ring of fire) di wilayah dua jalur pegunungan. Kondisi ini mengisyaratkan adanya aktivitas vulkanik yang dapat menimbulkan gempa vulkanik.

Selain itu juga dilintasi oleh titik pertemuan 3 lempeng tektonik yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik yang bergerak setiap tahun dimana pada suatu waktu terjadi pelepasan mendadak yang kita kenal sebagai gempa tektonik, ”ujarnya.

Ramli menambahkan, penyebaran informasi bencana merupakan amanat Pasal 20 Undang-Undang 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Dalam pasal ini disebutkan bahwa setiap penyelenggara telekomunikasi wajib mengutamakan penyampaian, pendistribusian dan penyampaian informasi penting yang berkaitan dengan Keamanan Negara, Keselamatan Jiwa dan Harta Benda, Bencana Alam, Bahaya, dan Wabah Penyakit.

Oleh karena itu, penyelenggara telekomunikasi harus memprioritaskan penyampaian informasi bencana kepada masyarakat terdampak dan gratis.

“Sinergi dengan Badan Geologi dalam rangka Sosialisasi Bencana, melalui Penyelenggara Telekomunikasi dan Lembaga Penyiaran di Kawasan Rawan Bencana Geologi dengan memanfaatkan sistem telekomunikasi khusus,” ujarnya.

Ramli menjelaskan, kerja sama Ditjen PPI dan Badan Geologi merupakan upaya menciptakan kehadiran negara dalam menciptakan rasa aman. Secara khusus, Dirjen PPI Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan bahwa informasi kebencanaan hanya disebarluaskan kepada masyarakat di wilayah terdampak bencana.

“Apalagi di daerah letusan gunung yang sangat membutuhkan informasi cepat untuk evakuasi agar terhindar dari risiko dan bahaya yang mengancam jiwa dan raga,” ujarnya.

Selain penyampaian informasi bencana melalui SMS Blast, pengembangan metode penyampaian melalui siaran televisi juga telah dilakukan.

Tak hanya terkait bencana alam, Dirjen Ramli mengatakan sosialisasi SMS juga dilakukan untuk mendukung penanganan Pandemi Covid-19.

Selain itu, Kemenkominfo juga mendukung pengembangan Aplikasi Care to Protect yang berfungsi antara lain melakukan tracking untuk menghentikan penyebaran Covid-19, melakukan registrasi atau konfirmasi Tenaga Kesehatan untuk Vaksinasi Covid-19, “dia menjelaskan.




Source