Komisi A DPRD DKI Minta THR Petugas PJLP Segera Dibayar

    Saat ini jumlah petugas PJLP di DKI Jakarta sudah mencapai 120 ribu orang.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Komisi A DPRD DKI Jakarta mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswede segera membayar Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Perorangan Penyelenggara Jasa Lainnya (PJLP), mengingat hal itu menjadi tanggung jawab Pemprov.

    “Karena ini sudah menjadi tanggung jawab Pemprov dan sudah dianggarkan dalam APBD DKI,” kata Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono.

    Menurut elit Partai Demokrat DKI Jakarta, meski APBD DKI Jakarta masih terjangkit pandemi Covid-19, pembayaran THR untuk PJLP harus menjadi prioritas. THR sebesar Rp 4,2 juta tersebut, menurutnya akan sangat membantu memudahkan PJLP dalam menghadapi Idul Fitri 1442 Hijriah.

    Apalagi, lanjutnya, Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketigabelas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Manfaat Tahun 2021.

    Dalam peraturan ini, ketentuan tunjangan hari raya dan gaji ketigabelas juga diatur bagi PNS bukan pegawai yang bertugas pada instansi pemerintah termasuk PNS non pegawai yang ditugaskan pada lembaga non struktural, instansi pemerintah yang menerapkan pola pengelolaan keuangan. Badan Layanan Umum / Badan Layanan Umum Daerah, Lembaga Penyiaran Publik, dan Perguruan Tinggi Negeri Baru berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Dosen dan Tenaga Kependidikan di Perguruan Tinggi Negeri Baru, atas jasanya dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.

    “Meski APBD DKI Jakarta masih kontraksi akibat pandemi Covid-19, pembayaran THR PJLP harus diutamakan, jangan bayar menjelang lebaran. Kasihan dilarang mudik, jadi hak-haknya harus ada. segera dipenuhi, “kata Mujiyono.

    Menurutnya, besaran THR yang dialokasikan APBD sekitar Rp. 4,2 juta per orang. Saat ini jumlah Penyedia Jasa Lainnya (PJLP) Perorangan di DKI Jakarta sudah mencapai 120 ribu orang.

    sumber: Antara




    Source