Komisi I DPRD Panggil Ulang Dikpora KSB Terkait Belum Tuntasnya Proyek TA 2017

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Drs HM Thamsil, menegaskan pihaknya akan memanggil ulang Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) KSB.
Pemanggilan ini untuk meminta klarifikasi terkait 18 paket proyek yang tidak selesai pada TA 2017. “Kami dari Komisi I DPRD akan menanyakan, ada apa kok 18 item proyek TA 2017 ini tidak tuntas,” ujarnya.
Hal itu akan menjadi kajian evaluasi dalam melakukan kontrak kepada rekanan, terhadap 18 paket proyek yang tidak selesai pada TA 2017 tersebut.
Yang menjadi persoalan dengan tak tuntas nya proyek fisik tersebut, lanjut H Thamsil, adalah aspek pemanfaatannya. Sebab pihak yang dirugikan dalam hal ini adalah masyarakat khususnya pelajar.
Berdasarkan hasil hearing, Kepala Dinas Dikbudpora, Drs Tajuddin, mengakui kalau dari 18 paket fisik proyek tersebut yang belum dibayarkan mencapai Rp 3,79 milyar. Dan dana tersebut masuk dalam Silva APBD Perubahan.
Laporan Kepala Dinas Dikbudpora kepada Komisi I, atas ke 18 paket proyek tersebut yang belum dibayarkan sama sekali, pihak Dikudpora sudah melakukan komukasi dengan Wakil Bupati, serta memanggil para rekanan untuk memberikan toleransi waktu penyelesaian pengerjaan yaitu toleransi perpanjangan kontrak 50 hari ke depan sejak kontrak kerja berakhir. “Karena anggarannya sudah masuk ke Silva, maka pembayarannya menggunakan 2 opsi yaitu apakah pembayaran melalui APBd Perubahan, atau melalui Perkada. Itupun kalau tidak melanggar aturan,“ kata Thamsil mengutip keterangan Kadis Dikpora.
Menurutnya, dalam hal ini Komisi I sangat mensupport Dinas Dikbudpora atas ditemukan solusi kongkrit dari 18 paket yang belum selesai dikerjakan pada TA 2017. Dan Komisi I tetap melakukan pengawasan, bahkan dari hasil laporan dinas dari 18 paket tersebut, sudah ada beberapa paket fisik yang mulai rampung.
Untuk itu, Komisi I meminta kepada Dikbudpora untuk dapat memerikan List nama-nama paket fisik yang 18 tersebut. Tujuannya adalah untuk memudahkan pengawasan dan melakukan cek fisik lapangan.