Komnas HAM Konfirmasi Penghancuran Rumah Ibadah Jemaat Ahmadiyah di Sintang Pelanggaran HAM

    Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komnas HAM RI menegaskan, kekerasan yang dialami jemaah Ahmadiyah di Kecamatan Temunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat merupakan tindakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan hukum.

    Komisioner Komnas HAM M Choirul Anam mengatakan, pelanggaran hak asasi manusia dan hukum termasuk tindakan melarang ibadah, perusakan tempat ibadah, dan properti lainnya.

    Untuk itu, Komnas HAM telah meminta Polri, khususnya Polda Kalbar untuk mencegah terjadinya kekerasan dan potensi konflik.

    Baca juga: Mahfud Minta Kapolda dan Gubernur Kalbar Tangani Penghancuran Rumah Ibadah Jemaat Ahmadiyah di Sintang

    Baca juga: Komnas HAM RI Kecam Perusakan Tempat Ibadah dan Bangunan Milik Jemaat Ahmadiyah di Sintang

    “Oleh karena itu, untuk memastikan aksi kekerasan tidak meluas, Komnas HAM meminta Mabes Polri dan Polda Kalbar turun tangan secara maksimal,” kata Anam dalam keterangan resmi dari Komnas HAM RI, Jumat (3/9/2021). .

    Selain agar kekerasan tidak meluas, kata dia, penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan dan pelanggaran kebebasan beragama harus ditegakkan.

    Kemudian, kata dia, penting dalam kondisi saat ini untuk menjamin tidak ada lagi kekerasan dan penegakan hukum segera dilaksanakan.

    Selain itu, kata Anam, mekanisme sistem pendingin polisi harus diterapkan untuk mencegah penyebaran kebencian dan tindakan provokatif lainnya.

    “Komnas HAM juga meminta semua pihak, terutama pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah agar peristiwa kekerasan tidak terulang kembali,” kata Anam.



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/09/03/komnas-ham-tegaskan-perusakan-rumah-ibadah-jemaat-ahmadiyah-di-sintang-pelanggaran-ham