KORBAN LAKA LALIN MENINGKAT PEMBAYARAN SANTUNAN MENURUN, Dana Santunan Jasa Raharja Terkuras Rp 2,8 M Lebih

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Dari hasil evaluasi yang dilakukan Jasa Raharja Perwakilan Sumbawa selam dua tahun terakhir ini, ternyata di Kabupaten Sumbawa dan KSB jumlah korban kecelakaan lalulintas dijalan raya dinilai meningkat tetapi tidak begitu signifikan dari total korban sebanyak 226 orang (2014) menjadi 269 orang (2015), namun pembayaran santunan bagi warga masyarakat korban laka lalin jalan dan penumpang umum selama tahun 2015 terjadi penurunan yang signifikan hanya mencapai Rp 2.825.499.471 ( sekitar Rp 2,8 Miliar lebih ) jika dibandingkan pembayaran santunan pada tahun 2014 lalu yang mencapai angka sebesar Rp 3.122.391.490 ( sekitar Rp 3,1 Miliar lebih ), ungkap Kepala PT (Persero) Jasa Raharja Perwakilan Sumbawa Erwin Satya Negara SE dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Kamis (07/01) kemarin.

Pada tahun 2014 lalu jelas Erwin, dari jumlah korban laka lalin sebanyak 226 orang itu terdiri dari korban meninggal dunia sebanyak 98 orang dengan korban yang mengalami luka-luka sebanyak 116 orang dan korban cacat tetap sebanyak 12 orang, sementara untuk tahun 2015 dari total korban sebanyak 229 orang terdiri dari korban meninggal dunia sebanyak 78 orang, korban luka-luka sebanyak 138 orang dan korban yang mengalami cacat tetap sebanyak 15 orang, dimana hal ini tentu harus mendapatkan perhatian kita bersama tentang arti pentingnya untuk meningkatkan kewaspadaan dini dan lebih berhati-hati dalam mengendarai kendaraan bermotor dijalan raya sebab ingat jika tidak waspada maut akan selalu mengancam, tukasnya.

Erwin Satya Negara juga menyatakan, berkaitan dengan pelaksanaan visi-misi Jasa Raharja yang mengemban amanah UU No 33 dan 34 tahun 1964 tentang asuransi kecelakaan penumpang umum dan lalu lintas jalan merupakan perlindungan dasar kepada masyarakat, namun Jasa Raharja Sumbawa akan terus berevolusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terutama dalam hal kecepatan penyelesaian pemberian santunan dengan menerapkan pola konsep dan inovasi pelayanan dengan melakukan koordinasi intensif dengan mitra kerja baik itu pihak Kepolisian (Satuan Lalu Lintas ) maupun dengan pihak Rumah Sakit, agar hak masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan bisa segera dibayarkan, ujarnya.

“Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Jasa Raharja selalu mengedepankan prinsip Proaktif, Ramah, Ikhlas, Mudah dan Empati (PRIME), sehingga prinsip itulah yang mendasari kami seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan dengan berbagai ragam aplikasi di lapangan yang tentunya menuntut kreativitas dan semangat yang tinggi untuk merealisasikannya dan tak mudah memang tetapi dengan niat tulus melayani yang didukung teknologi informasi berbagai tantangan dilapangan akan dapat diatasi dengan baik sehingga santunan kecelakaan bisa diterima oleh yang berhak secepat mungkin, karena itu atas peran serta dan dukungan berbagai pihak baik itu Pemerintah Daerah, Kepolisian, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan stakeholder terkait lainnya selama ini disampaikan terima kasih dan pihaknya akan tetap berkomitmen tinggi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat didaerah ini,” papar Erwin Satya Negara.