Korupsi Agen Fiktif Jasindo, Mantan Deputi Keuangan BP Migas Disebut 100 Ribu Dolar AS

    Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mantan Deputi Bidang Keuangan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Wibowo Suseno Wirjawan disebut-sebut menggelontorkan dana US$100.000.

    Uang itu merupakan hadiah karena kakak mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan itu pernah membantu PT Asuransi Jasindo selaku pimpinan konsorsium asuransi konstruksi dan aset di BP Migas periode 2010-2012.

    Hal itu terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membacakan dakwaan terhadap terdakwa Kiagus Emil Fahmy Cornain, orang kepercayaan mantan Kepala BP Migas Raden Priyono.

    Kiagus Emil sendiri didakwa melakukan kegiatan fabrikasi dan pembayaran komisi atas kegiatan agen asuransi fiktif di PT Asuransi Jasindo pada 2010-2012.

    Tindakan yang dilakukan bersama Budi Tjahjono selaku Direktur Pemasaran PT Asuransi Jasindo periode 2008-2011 dan Direktur Utama periode 2011-2016 merugikan keuangan negara sebesar Rp 8.469.842.248,16.

    Baca juga: KPK Tuntut Mantan Direktur Keuangan PT Jasindo Rugi Negara Rp. 7,58 Miliar

    Dugaan rasisme memperkaya Kiagus Emil sebesar Rp. 1.330.668.513,27 dan Budi Tjahjono sebesar Rp. 6 miliar.

    “Pada bulan September 2010 atas perintah Budi Tjahjono, Tergugat menyerahkan uang sebesar USD100.000 kepada Wibowo Suseno Wirjawan Alias ​​​​Maman Wirjawan melalui Husin Iskandar Alias ​​​​Jimmy Iskandar di kantor Terdakwa yang berlokasi di S. Wijoyo Center (Sequis Insurance) Jakarta, uang itu diserahkan karena Wibowo Suseno Wirjawan Alias ​​​​Maman Wirjawan telah membantu PT Asuransi Jasindo sebagai pemimpin konsorsium konstruksi dan asuransi aset di BP Migas untuk periode 2010-2012, “kata jaksa KPK saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (11/10/2021).

    Disebutkan, BP Migas memiliki kewenangan untuk mengawasi operasional Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan membina aset yang digunakan KKKS dalam menjalankan kegiatan usaha hulu migas serta melindungi aset negara yang dikelola KKKS dan risiko kerugian. .

    Kemudian BP Migas melakukan pengadaan jasa penjaminan aset operasional dengan lingkup pekerjaan mengcover asuransi aset industri dan sumur BP Migas-KKKS serta pengadaan konsorsium asuransi proyek konstruksi KKKS dengan cakupan pertanggungan asuransi untuk proyek konstruksi KKKS.

    Baca juga: Perjanjian Kerjasama Serah Terima Jasindo-PLN 25 Miliar Dolar AS Aset Operasional Grup PLN



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/10/11/korupsi-agen-fiktif-jasindo-eks-deputi-keuangan-bp-migas-disebut-kecipratan-100-ribu-dolar-as