KPU Apresiasi Desa yang Peduli Pemilu dan Pilkada di Sukabumi

    DP3 sebagai sarana melanjutkan pendidikan pemilih dan penyadaran masyarakat

    REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI — Kota Sukabumi meresmikan peluncuran Pemilihan dan Pemilihan Desa/Kelurahan (DP3). Peluncuran DP3 dilakukan langsung oleh Ketua KPU Republik Indonesia, Ilham Saputra, di Balai Kota Sukabumi, Jumat (24/9).

    Sebelum peluncuran, telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Pemerintah Kota Sukabumi dan KPU Kota Sukabumi mengenai kemitraan dalam rangka peningkatan kapasitas, peran dan partisipasi pemilih melalui program DP3. Momen ini juga dihadiri Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, dan Ketua KPU Kota Sukabumi Sri Utami.

    ”Penandatanganan nota kesepahaman dan pencanangan desa/kelurahan peduli pemilu dan pemilu ini merupakan rencana strategis KPU,” kata Ketua KPU Kota Sukabumi, Sri Utami. Upaya ini untuk mendorong masyarakat pemilih agar mandiri, kritis, bertanggung jawab dan menumbuhkan kesadaran untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu dan pemilu 2024.

    DP3 sebagai sarana pendidikan pemilih yang berkesinambungan dan berkelanjutan untuk membangun pengetahuan kesadaran masyarakat. Terutama meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu dan pemilu mendatang.

    Langkah awal bekerjasama dengan Desa Gunungparang, Kecamatan Cikole. ”Alhamdulillah kelurahan yang tanggap dan kooperatif dengan kumpulan 25 kader ini akan menjadi corong sosialisasi untuk menyukseskan pemilu dan pemilu 2024,” tambah Sri.

    Sri mengatakan partisipasi pemilih di Kota Sukabumi sudah melebihi target nasional. Pada Pilkada 2014 mencapai 79 persen, pada Pilkada 2018 sebesar 78 persen dan Pilkada 2019 sebesar 86 persen. Artinya menunjukkan keberhasilan tidak hanya KPU tetapi juga kerjasama semua pihak, terutama dengan pemerintah kota.

    Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok menambahkan, KPU Kota Sukabumi mengapresiasi pelaksanaan DP3 tingkat kelurahan bekerja sama dengan pemerintah kota. Ini adalah salah satu contoh kerjasama KPU dengan pemerintah dalam mempersiapkan pemilu 2024.

    ”Kami mengapresiasi kegiatan realisasi DP3 yang digagas KPU Kota Sukabumi dan Pemkot Sukabumi,” kata Ketua KPU RI Ilham Saputra. Harapannya dapat menciptakan pemilih yang rasional, yang tidak mau disuap dan tidak mau disuap karena memilih berdasarkan visi dan misi pasangan calon.

    Ilham berharap DP3 ini dapat menciptakan ritual demokrasi yang kondusif dan substansial sebagai tujuan bersama. Sehingga Pilkada 2024 selain partisipasi yang tinggi dan menciptakan pemimpin-pemimpin terbaik.

    Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, ritual demokrasi 2024 akan berbeda dengan periode sebelumnya. Karena sudah menjadi keputusan untuk menggelar Pilkada serentak Februari 2024 dan pilkada provinsi, kota/kabupaten pada November 2024.

    ”Tantangan luar biasa terutama bagi penyelenggara dari segi teknis persiapan dan kualitas pelaksanaan ini merupakan pertaruhan dari penyelenggara pemilu,” kata Fahmi. Bersyukur dapat terlaksananya kerjasama DP3, dalam rangka mempersiapkan proses demokrasi yang memberikan sisi teknis dan kualitas yang lebih baik dari periode atau tahun sebelumnya.

    Hal ini dilanjutkan oleh Fahmi, dalam rangka membekali warga bagaimana meningkatkan kapasitas, partisipasi masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Ketika kapasitas, partisipasi dan partisipasi meningkat, ujung-ujungnya adalah demokrasi yang kondusif di daerah.



    https://www.republika.co.id/berita/qzy61p380/kpu-apresiasi-desa-peduli-pemilu-dan-pemilihan-di-sukabumi