KPU SUMBAWA TUNTASKAN VERIFIKASI ADMINISTRASI PARPOL

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Wlau gawe besar pesta demokrasi Pemilihan Umum Legislatif tahun 2019 mendatang untuk memilih anggota DPR-RI masih cukup lama, akan tetapi Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara Pemilu sesuai dengan regulasi aturan perundang-undangan yang berlaku, sejak dini telah melaksanakan sejumlah tahapan awal Pemilu dengan membuka pendaftaran Parpol calon peserta Pemilu dimaksud dengan menerapkan sistem IT yang dilakukan pendaftarannya melalui SIPOL-KPU yang telah disiapkan sedemikian rupa untuk memudahkan bagi Parpol mengaksesnya secara nasional, dimana untuk pendaftaran Parpol didaerah KPU Kabupaten/Kota secara serempak akhir Oktober lalu telah membuka pendaftaran bagi penyerahan sejumlah kelengkapan dokumen administrasi dukungan berupa KTA ataupun KTP yang masing-masing disampaikan oleh Parpol yang bersangkutan sesuai dengan data SIPOL sebelumnya telah dilakukan dengan baik sesuai dengan masa tenggat waktu yang ditentukan, dengan proses verifikasinya telah dinyatakan tuntas dan selesai pekan lalu, ungkap Ketua Divisi Tekhnis Penyelenggara Pemilu KPU Sumbawa Sudirman S.IP dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Rabu siang (15/11) kemarin.
Tim veriikasi administrasi Parpol yang dibentuk KPU Sumbawa terang Dirman akrab komisioner tiga periode ini disapa, telah bekerja secara maksimal dan marathon untuk melakukan pengecekan kembali terhadap sejumlah persyaratan yang telah diajukan oleh belasan Parpol peserta Pemilu 2019 mendatang itu, dengan melakukan proses verifikasi administrasi terkait dengan hasil penyerahan dukungan partai politik (KTP dan KTA) sesuai dengan daftar pada SIPOL, dimana hingga masa akhir pendaftaran calon parpol peserta Pemilu dimaksud tercatat ada 14 parpol yang terdaftar dan telah menyerahkan kelengkapan dukungannya terdiri dari 12 parpol lama dan 2 parpol baru seperti Partai Perindo dan Partai Beringin Karya dan hal ini dilakukan pengecekan data lampiran F2 Parpol daftar nama KTA dan KTP-nya untuk mengecek sejaumana kebenaran dan keabsahan dari data yang disampaikan masing-masing parpol dimaksud dengan masa waktu verifikasi selama 30 hari (satu bulan), tukasnya.
Dari hasil verifikasi faktual dilapangan sambung Dirman, diakui memang tim yang diturunkan dilapangan menemukan adanya dukungan ganda dari daftar nama KTA dan KTP (lampiran F2 Parpol) antara parpol yang satu dengan parpol lainnya, dengan jumlah dukungan itu mencapai ratusan nama, namun tidak begitu signifikan mempengaruhi jumlah dukungan yang telah disampaikan oleh masing-masing Parpol, dimana seluruh hasil verifikasi administrasi maupun faktual dimaksud pekan kemarin telah tuntas dan selesai serta laporan resminya telah disampaikan kepada KPU Pusat, KPU Provinsi maupun Bawaslu, sehingga KPU Kabupaten/Kota di NTB termasuk KPU Sumbawa saat ini sedang menunggu langkah dan petunjuk selanjutnya dari KPU Pusat terkait dengan kegiatan verifikasi faktual secara nasional, ujarnya.
Sudirman juga menjelaskan terkait dengan persiapan Pemilihan Kepala Daerah Pemilihan Gubernur NTB masa bhakti 2018 – 2023 yang akan dilaksanakan Juni 2018 mendatang, saat ini KPU Sumbawa baru saja menyelesaikan dan menuntaskan rekruitmen bagi penyelenggaran Pemilu ditingkat Kecamatan dan Desa (Adhock), baik itu Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang rencananya akan dilakukan pelantikannya pekan ini juga, dengan jumlah TPS diprediksikan ada sekitar 800-an TPS di Kabupaten Sumbawa, dengan jumlah pemilih sementara tercatat sekitar 325.000 orang, pungkasnya.