Kronologi TNI AL Menangkap Metamfetamin dan Penyelundup Ekstasi dari Malaysia

    Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Gita Irawan

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – TNI AL berhasil menangkap dua pengedar narkoba dengan total lebih dari 100 kilogram sabu dan ekstasi yang dibawa dari Malaysia melalui Muara Sungai Asahan di Sumatera Utara pada Minggu (18/4/2021).

    Penangkapan bermula saat TNI Angkatan Laut mendapat informasi dari intelijen bahwa telah terjadi transaksi narkoba sabu di perairan Pulau Jemur Rokan Hilir, Provinsi Riau dengan kapal yang hendak menuju Kota Tanjungbalai.

    Setelah menggali informasi tersebut, TNI AL mengerahkan personel gabungan untuk mengejar, menangkap, dan menyelidiki kapal anonim yang diawaki oleh KH (33) selaku nakhoda dan ABK HS (34).

    Baca juga: Petugas bongkar 100 kg sabu dan ekstasi di Asahan, dua orang ditangkap

    Pada Ahad, 18 April 2021, sekitar pukul 00.45 WIB, petugas Gabungan TNI AL melakukan penggeledahan dan menemukan enam karung goni mencurigakan yang dibungkus karung plastik.

    Enam karung goni ditempatkan di bagian buritan kapal yang kemudian ditemukan berisi paket sabu dan obat ekstasi.

    Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Komandan Marinir Lanal Tanjung Balai Asahan Letkol (P) Robinson Hendrik Etwiory.

    Robinson kemudian segera memerintahkan Kapal Patroli Keamanan Laut Sei Sembilang I-1-47 (Patkamla) untuk mengawal kapal penangkap tersebut menuju Pos TNI AL Bagan Asahan.

    Baca juga: TNI AL Menggagalkan Penyelundupan 92.512 kg Sabu dan 61.378 Pil Ekstasi dari Malaysia

    Pemeriksaan lebih lanjut atas barang bukti dan pengecekan selanjutnya dilakukan di Kantor Laboratorium Bea dan Cukai Kelas II Medan dengan menggunakan alat Narkotika.

    Dari hasil pemeriksaan diketahui item tersebut positif mengandung jenis narkotika metamfetamin.




    Source