KSP Moeldoko: Tim Transisi TMII Bekerja Selama Tiga Bulan

    Pengelolaan TMMI dari Yayasan Harapan Kita diserahkan kepada Kementerian Negara.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko mengatakan, tim transisi akan bekerja selama tiga bulan untuk mengalihkan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur dari Yayasan Harapan Kita kepada Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

    “Tim transisi akan bekerja selama tiga bulan. Salah satu opsi ke depan yang akan mengelolanya adalah BUMN bidang pariwisata,” kata Moeldoko di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (9/4).

    Pengambilalihan TMII oleh Kementerian Sekretariat Negara dilakukan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan TMII sehingga pengelolaan TMII dialihkan ke Kementerian Sekretariat Negara. Selama 44 tahun, TMII yang merupakan kekayaan negara dikelola oleh Yayasan Harapan Kita, mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 51 Tahun 1977.

    Ada tim pengarah di sana, ada Menteri Negara, Menteri Kabupaten, selanjutnya ada KSP dan tim asistensi dari BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan), DJKN (Direktorat Jenderal Kekayaan Negara), Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya.

    Menurut Moeldoko, tim akan segera bekerja setelah dibentuk. “Mereka diberi waktu tiga bulan dan mulai bekerja setelah dibentuk, jadi langsung bekerja,” kata mantan Panglima TNI itu

    oeldoko mengaku selama ini Yayasan Harapan Kita juga mengalami kerugian sebesar Rp. 40 miliar-Rp. 50 miliar dari pengelolaan TMII. Berdasarkan Keputusan Menteri Sekretaris Negara Nomor 96 Tahun 2021 tanggal 1 April 2021 tentang Pembentukan Tim Pengurus Peralihan dan Serah Terima TMII, Tim Peralihan TMII terdiri dari:

    I. Kemudi:
    Sebuah. Menteri Sekretaris Negara:
    b. Sekretaris Kabinet:
    c. Kepala Staf Kepresidenan. II. Ketua: Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara III. Anggota:
    Sebuah. Sekretaris Presiden Militer Kementerian Sekretariat Negara
    b. Deputi Bidang Perundang-undangan dan Administrasi Hukum, Kemensetneg
    c. Deputi Bidang Administrasi dan Aparatur Kementerian Sekretariat Negara
    d. Staf Ahli Bidang Politik, Pertahanan dan Keamanan, Kementerian Luar Negeri
    e. Staf Ahli Bidang Hukum, Kementerian Negara
    f. Staf Ahli Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kemensetneg
    g. Staf Ahli Bidang Komunikasi Politik dan Humas, Kemensetneg
    h. Kepala Biro Umum Sekretariat Militer Presiden, Kemensetneg
    saya. Inspektur, Kementerian Sekretariat Negara
    j. Direktur Kekayaan Negara, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan; dan
    k. Asisten Deputi Bidang Regional, Logistik dan Pariwisata, Kementerian BUMNIV. Sekretaris: Kepala Biro Umum, Sekretariat Tim Sekretariat Kementerian dalam menjalankan tugasnya didampingi oleh Tim Asistensi yang terdiri dari:
    1. Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan,
    2. Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, Jaksa Agung Muda Tata Usaha Negara,
    3. Kapolres Metro Jakarta Raya,
    4. Panglima Kodam Jayakarta; dan
    5. Chandra Marta Hamzah, S H.Tim Transisi memiliki tugas sebagai berikut:
    1. Menerima laporan pelaksanaan dan pengelolaan TMII
    2. Mempersiapkan dan melaksanakan serah terima penguasaan dan
    3. Mewakili Kementerian Negara dalam berkoordinasi dengan Yayasan Harapan Kita dalam mengelola TMII dalam melaksanakan proses penghentian dan peralihan kepengurusan TMII
    4. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Sekretaris Negara terkait dengan proses penyerahan kendali dan pengelolaan TMII. Dalam menjalankan tugasnya, Tim Transisi bertanggung jawab dan melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno.




    Source