Langkah BPJPH-IHATEC Edukasi Jaminan Produk Halal

    Edukasi jaminan produk halal sangat penting

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Pusat Pendidikan dan Pelatihan Halal (IHATEC) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menandatangani Nota Kesepahaman dan MoU Kerjasama mengenai sosialisasi dan edukasi jaminan produk halal.

    Aktivitas sejarah yang terjadi secara virtual melalui video pertemuan Diselenggarakan pada Selasa (21/9). IHATEC merupakan satu-satunya lembaga yang dipercaya oleh BPJPH dan terakreditasi dalam penyelenggaraan pelatihan halal.

    Pj Kepala BPJPH Kemenag Mastuki mengatakan penandatanganan ini merupakan bagian dari rangkaian penjaminan produk halal dimana BPJPH merupakan lini sektor pelaksanaan penjaminan produk halal dan IHATEC merupakan mitra strategis BPJPH dalam melaksanakan satu dari fungsinya.

    “Itulah fungsi distributif dalam melatih pengawas halal, auditor halal dan sumber daya manusia yang kompeten di bidang halal,” katanya.

    Penandatanganan kerjasama ini diharapkan menjadi langkah awal kerjasama dan sinergi dalam mensosialisasikan dan mengedukasi jaminan produk halal di Indonesia. Ruang lingkup kerjasama meliputi sistem jaminan produk halal, bahan halal, proses produk halal dan sertifikasi halal.

    Direktur IHATEC, Evrin Lutfika, mengatakan sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Indonesia yang menargetkan menjadi produsen produk halal terbesar pada tahun 2024, IHATEC berkomitmen sepenuh hati terhadap amanah yang diberikan oleh BPJPH.

    “IHATEC siap mengemban amanat BPJPH, khususnya membangun SDM halal yang kompeten, yang sesuai dengan visi dan misi IHATEC yaitu bersinergi dengan para pemangku kepentingan untuk membangun talent ekosistem di bidang halal,” ujarnya.

    Kepala Pusat Kerjasama Halal dan Standardisasi BPJPH Kemenag, Siti Aminah, juga berharap IHATEC dapat bekerjasama dengan BPJPH dalam teknis pelaksanaan sosialisasi, pendidikan dan pelatihan halal, sehingga kerjasama ini dapat segera berjalan dan tidak hanya sekedar menjadi dokumen tidur atau hanya berhenti.

    Ia mengatakan IHATEC dan BPJPH mendukung penuh Indonesia untuk menjadi produsen produk halal terbesar dunia pada 2024 dan menjaga kepercayaan konsumen terhadap produk halal.

    “Dengan kerjasama ini tentunya semakin memperkuat posisi IHATEC sebagai satu-satunya lembaga pelatihan di bidang halal yang terakreditasi dan terdaftar di BPJPH,” ujarnya.



    https://www.republika.co.id/berita/qzu5ea320/langkah-bpjphihatec-edukasi-jaminan-produk-halal