LAUNCHING PEMASANGAN TIANG PANCANG DERMAGA SEBOTOK

Labuan Badas, Gaung NTB
Launching perdana pemasangan puluhan tiang pancang atas proyek pembangunan dermaga Sebotok Pulau Moyo Kecamatan Labuan Badas yang dibiayai dengan mendapatkan bantuan gelontoran dana dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PDT mencapai sekitar Rp 8.785,034.000 dari pagu dana sebesar Rp 9,5 Miliar, dengan pelaksanaan pekerjaan kontruksinya dipercayakan kepada rekanan kontraktor pelaksana pemenang tender PT Kencana Raya Abadi Sentosa asal Kupang NTT yang berkantor pusat di Surabaya Jawa Timur, Rabu siang (01/11) kemarin mulai dilakukan, sehingga optimis pembangunan dermaga Sebotok itu dapat dituntaskan hingga masa kontrak berakhir Desember 2017 mendatang.
Puluhan tamu undangan terdiri rombongan Kadishub NTB dan Kadishub Sumbawa, Tim Pengaman, Pengawal dan Pengendali Pembangunan Daerah (TP4D) Sumbawa beserta anggota, Kabag APP Setda Sumbawa Zainal Arifin M.Si, sejumlah pejabat Inspektorat, KSDA, Telekomunikasi, Komandan Pol-Air, sejumlah wartawan media massa cetak, elektronik dan online, serta seluruh jajaran teknis dermaga Sebotok itu sebelumnya diangkut dari dermaga milik Amanwana Resort yang berada dikawasan Labuan Badas Sumbawa menggunakan dua unit kapal motor Monalisa dan speedboat cepat Bintang Moyo, dengan memakan waktu tempuh perjalanan 3 – 4 jam lamanya dengan mengarungi ombak samudera Tanjung Boko, para rombonganpun tiba dilokasi proyek dermaga Sebotok siang hari dan kegiatan launchingpun dilakukan diawali dengan pemotongan seekor kambing dan doa yang langsung dipimpin Imam mesjid Sebotok dan dilanjutkan dengan pemasangan tiang pancang menggunakan alat berat crane kapasitas 450 ton dimpimpin langsung Branch Manager Proyek Slamet Sugiarto dan Chandra.
Ketua TP4D Sumbawa Jaksa Erwin Indrapraja SH MH dalam keterangan Persnya kepada para awak media seusai kegiatan launching dilokasi proyek Sebotok menyatakan, kalau TP4D telah melakukan pemeriksaan atas sejumlah material konstruksi yang berada diatas tongkang yang telah didatangkan khusus dari Surabaya Jawa Timur pekan kemarin, semuanya dalam keadaan lengkap, baik itu material tiang baja, semen, pasir, besi, alat berat dan sejumlah material pendukung lainnya, dimana dengan melihat kondisi lapangan dan jumlah tenaga teknis yang ada dan didukung oleh puluhan tenaga kerja setempat, maka optimis kegiatan pelaksanaan fisik pembangunan dermaga Sebotok tersebut dalam keadaan on the track sesuai dengan schedule yang telah direncanakan.
Kendati demikian terang Jaksa Erwin, TP4D telah memberikan stressing kepada rekanan kontraktor pelaksana PT Kencana Raya Abadi Sentosa, agar dalam pelaksanaannya benar-benar dilakukan secara profesional dan proporsional dengan mengerahkan kemampuan dan kekuatan yang dimiliki dengan tetap mengedepankan mutu dan kualitas hasil pekerjaan yang sesuai dengan sepesifikasi dan bestek yang ditentukan, apalagi dengan tenggat waktu praktis tinggal dua bulan saja tentu dituntut untuk dapat bekerja serius guna dapat menuntaskan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab, dan bahkan telah diminta kepada PPK Dishub, Konsultan Pengawas dan rekanan kontraktor pelaksana untuk dapat menyampaikan laporan perkembangan progress report minimal seminggu sekali, sehingga kegiatan dalam pelaksanaan fisik dilapangan dapat diketahui dengan jelas kemajuan yang dicapai.
Sementara itu Branch Manager Proyek dermaga Sebotok Slamet Sugiarto dalam keterangan Persnya kepada par awak media juga menyatakan sangat optimis kalau proyek pembangunan dermaga Sebotok ini akan dapat dituntaskan tepat waktu sesuai dengan masa kontrak yang ditentukan, diawali dengan pemasangan puluhan tiang pancang yang diperkirakan akan memakan waktu selama 12 hari dan dilanjutkan dengan pekerjaan pengecoran beton, dimana puluhan tenaga ahli berpengalaman khusus dibidang itu memang dengan sengaja didatangkan dari Pulau Jawa, untuk dapat mengejar waktu pekerjaan yang ada sesuai dengan schedule pekerjaan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kenapa action pekerjaan fisik pembangunan dermaga Sebotok ini baru dapat dilakukan awal Nopember ini terang Slamet Sugiarto, karena memang dalam proses pengadaan sejumlah material kontruksinya tentu terlebih dahulu dilakukan perakitan khusus, dengan membawa dan mengangkutnya menggunakan kapal tongkang dalam keadaan material kontruksi yang lengkap termasuk dua unit alat berat crane, sehingga ketika seluruh material konstruksi telah berada dilokasi perairan Sebotok langsung dilakukan laouding bongkar kedaratan untuk kemudian digunakan untuk menunjang kegiatan pelaksanaan pekerjaan dilapangan, dan sejauh ini tidak ada kendala berarti semuanya berjalan sesuai jadual schedule yang ditentukan, pungkasnya seraya menyatakan apresiasi yang mendalam atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh semua pihak untuk mensukseskan dan mewajudkan dermaga Sebotok yang didambakan itu.