Layanan Genose di semua bandara AP II tersedia secara bertahap

    AP II kembali membuka layanan Genose di tiga bandara yang dikelola AP II.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) memastikan akan memberikan layanan Genose di seluruh bandara yang dikelola. Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan layanan Genose akan tersedia di semua bandara yang dikelola secara bertahap.

    Fasilitas uji Genose akan dibuka secara bertahap di seluruh bandara AP II dengan mempertimbangkan kesiapan berbagai aspek seperti peralatan, sumber daya manusia, dan prosedur, kata Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/4).

    Awaluddin mengatakan, AP II kembali membuka layanan Genose di tiga bandara yang dikelola sejak kemarin (19/4). Penambahan dilakukan di Bandara Radin Inten II (Lampung), Bandara Supadio (Pontianak), dan Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang).

    Dia memastikan pembukaan layanan Genose di bandara AP II juga dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Awaluddin mengatakan akan ada review secara langsung dan berkala terhadap bandara yang sudah menyediakan fasilitas Genose.

    “Kami mengoperasikan Puskesmas Bandara di seluruh bandara AP II untuk mendukung calon penumpang pesawat agar mudah memenuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19,” kata Awaluddin.

    Ia menambahkan, rata-rata penggunaan Genose di setiap bandara sekitar 15 persen hingga 20 persen dari total jumlah penumpang pesawat setiap hari. Sesuai dengan SE Kementerian Perhubungan Nomor 26 Tahyn 2021, penumpang pesawat domestik pada saat pandemi wajib memenuhi persyaratan kesehatan, yaitu menunjukkan sertifikat hasil RT-PCR negatif atau hasil tes cepat antigen yang sampelnya diambil di dalam dua hari sebelum keberangkatan atau hasil negatif dari tes Genose di bandara dalam satu hari sebelum keberangkatan untuk penerbangan ke Bali.

    Sedangkan untuk tujuan selain Bali wajib menunjukkan larangan tertulis dengan uji RT-PCR negatif yang sampelnya diambil maksimal tiga hari atau uji cepat antigen negatif yang sampelnya diambil maksimal dua jam sebelumnya. keberangkatan, atau hasil negatif tes Genose di bandara. dalam satu hari sebelum keberangkatan.

    Bandara AP II yang telah membuka fasilitas Genose adalah Husein Sastranegara, Sultan Mahmud Badaruddin II, Sultan Thaha, dan Depati Amir. Begitu pula dengan bandara HAS Hanandjoeddin, Radin Inten II, Supadio, dan Raja Haji Fisabilillah.

    Layanan Genose di seluruh bandara AP II ditanggung oleh pihak ketiga yaitu Farmalab. Tarif layanan Genose di bandara AP II adalah Rp. 40 ribu.




    Source