Legislator: Meminta Warga Non-Provokasi dalam Kasus Joseph Zhang

Polisi telah bertindak cepat untuk mengeluarkan salinan untuk Joaeph Paul Zhang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan polisi telah bertindak cepat untuk segera menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk Joseph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono terkait kasus dugaan kasus keagamaan. penghujatan. Untuk itu, masyarakat diminta tidak terprovokasi saat ini.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab sehingga menimbulkan konflik antar agama. Serahkan dan serahkan kasus ini kepada polisi kita,” kata Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/4).

Ia mengatakan, Bareskrim Polri sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Direktorat Jenderal Imigrasi. Serta Kedutaan Besar Indonesia di Jerman untuk menangkap Joseph.

“Utuk bisa langsung menangkap Yusuf dan menghukumnya sesuai aturan yang berlaku,” kata Sahroni.

Tak ketinggalan, dia mengapresiasi, polisi sudah bertindak cepat setelah pernyataan Joseph. Menurutnya, hal tersebut sangat dibutuhkan guna meredam gejolak di masyarakat.

“Konten seperti ini tentu mengganggu dan memprovokasi publik, oleh karena itu saya mengapresiasi Kepolisian yang sigap menentukan status Paul Zhang,” kata politisi Partai Nasdem itu.

Diketahui, Divisi Humas Polri Karopenmas, Brigjen Rusdi Hartono, mengatakan Bareskrim Polri telah memeriksa sejumlah saksi ahli terkait dugaan kasus penodaan agama oleh Joseph Paul Zhang. Namun yang bersangkutan sudah tidak berada di Indonesia sejak 2018, dan dikabarkan berada di Jerman.

Penyidik ​​Bareskrim Polri juga akan mengusut apakah Joseph Paul Zhang warga negara Indonesia (WNI) atau bukan. Karena itu, pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah instansi lain. Termasuk atase polisi di Jerman dan tentunya atase polisi sedang menjalankan tugas untuk melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menyelesaikan kasus ini.

“Soal kewarganegaraan Polri masih dalam penyelidikan, yang jelas diperiksa dari yang bersangkutan. Mudah-mudahan Polri segera mengetahui kewarganegaraan yang bersangkutan,” kata Rusdi.




Source