LG Konfirmasi Resmi Keluar dari Bisnis Seluler

    Apple Korea sedang mencoba untuk memikat pemilik LG saat ini dengan program tukar tambah.

    REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL — LG secara resmi mengkonfirmasi keluar dari bisnis seluler pada awal April, tetapi akan membutuhkan waktu untuk menutup operasi. Menurut laporan yang keluar dari Korea, Senin (31/5) merupakan hari terakhir produksi ponsel dan tablet LG.

    Perusahaan akan terus mendukung perangkat yang ada untuk beberapa waktu mendatang. Model premium akan mendapatkan dukungan perangkat lunak selama tiga tahun, pengguna dapat melihat timeline pembaruan Android 11 untuk lebih jelasnya.

    Beberapa model (termasuk ponsel Q-series) akan mendapatkan Android 12, model premium terbaru diharapkan naik ke Android 13. Pengguna akan dapat menerima layanan purna jual selama empat tahun sejak tanggal pembuatan perangkat.

    Dilansir dari GSMArena, Selasa (1/6), pabrik LG Electronics di Vietnam tempat mayoritas ponsel LG dibuat akan beralih ke peralatan rumah tangga. LG telah mengalihkan sebagian kapasitas produksinya ke peralatan rumah tangga sebagai cara untuk mempertahankan pekerja pabrik ponsel cerdas tetap bekerja. Pekerja yang tersisa dari saluran telepon akan dipindahkan pada akhir Juli.

    Pabrik di Haiphong didirikan pada tahun 2015 dan telah membuat TV dan peralatan selain telepon. Selain itu, LG Innotek dan anak perusahaan LG Display memproduksi modul dan layar kamera di sana. Konsumen dapat membaca lebih lanjut tentang masa depan pabrik Haiphong dalam siaran pers LG.

    Peralihan ini bijaksana-The Korea Herald melaporkan, sebelumnya bahwa LG Electronics berada di jalur yang tepat untuk menjadi produsen peralatan rumah tangga terbesar dengan rekor penjualan tertinggi sebesar 6,3 miliar dolar AS di Q2. LG mengungguli saingan utama Whirlpool di Q1, sekarang di Q2 dan analis memperkirakannya akan tetap di atas untuk sisa tahun ini.

    Sementara itu, Apple Korea sedang mencoba untuk memikat pemilik LG saat ini dengan program tukar tambah, menawarkan 150.000 won Korea atau 135 dolar AS untuk iPhone 12 atau 12 mini baru dengan beberapa aturan (misalnya harus menggunakan ponsel 4G atau 5G Anda setidaknya untuk sebulan) .

    Sebagai perpisahan terakhir, LG seharusnya menjual ponsel LG Velvet 2 Pro dalam jumlah terbatas (sekitar 3.000 unit) kepada karyawan, tetapi itu tidak berjalan sesuai rencana. Masalahnya disalahkan pada “kemacetan”.

    Sumber:

    https://www.gsmarena.com/lg_stops_manufacturing_phones_today_plant_is_transitioning_to_making_home_appliances-news-49382.php



    https://www.republika.co.id/berita/qtzvly396/lg-mengonfirmasi-resmi-keluar-dari-bisnis-seluler