Libatkan Masyarakat Terdampak Pandemi, Kemenhub Gelar 8 Hari Padat Karya di Juwana

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor UPP (Unit Penyelenggara Pelabuhan) Kelas III Juwana menggelar kegiatan padat karya selama 8 (delapan) hari berturut-turut yang melibatkan 40 orang dari masyarakat sekitar.

Kegiatan padat karya ini dibuka langsung oleh Anggota Komisi V DPR RI Sudewo, Perwakilan Pemerintah Daerah, Perwakilan Asosiasi Nelayan, Kepala Desa Bajomulyo, Asosiasi Nelayan Cantrang dan Nelayan Cumi Bajomulyo, serta seluruh elemen maritim Pelabuhan Juwana.

Ketua UPP Kelas III Juwana, Juwita Sandy Sary mengatakan, peserta Padat Karya merupakan masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan dan kesulitan ekonomi akibat dampak Pandemi Covid-19.

“Peserta yang terlibat sebanyak 40 orang yang terdiri dari pelaku usaha kecil, nelayan, buruh harian lepas yang terkena PHK akibat pandemi Covid-19,” kata Juwita dalam sambutannya saat membuka acara, di Pelabuhan Juwana, Sabtu (5/05). 6).

Tujuan dari kegiatan padat karya ini adalah untuk meningkatkan perekonomian keluarga yang membutuhkan, menyerap pengangguran, dan memberikan pelayanan kepada pengguna jasa khususnya di pelabuhan Juwana.

Kegiatan kerja intensif meliputi pemeliharaan dan pengecatan bangunan sarana dan prasarana pelabuhan serta kegiatan pembersihan lainnya.

Sedangkan upah kerja para peserta padat karya ini diberikan secara tunai langsung kepada orang-orang yang terlibat dalam kegiatan tersebut. “Peserta mendapatkan Rp. 150.000 per orang per hari. Semoga ini bisa membantu perekonomian masyarakat khususnya di daerah Juwana,” ujarnya.

Sebagai informasi, kegiatan Padat Karya di lingkungan Kementerian Perhubungan ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 73 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pelaksanaan Program Padat Karya di Lingkungan Kementerian Perhubungan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di tengah kebijakan tanggap darurat pandemi Penyakit virus corona 2019 (Covid-19).

Kementerian Perhubungan merupakan salah satu kementerian yang memiliki program padat karya. Jenis padat karya di sektor transportasi itu sendiri terdiri dari pembangunan, pemeliharaan, perbaikan dan pembersihan sarana dan prasarana transportasi.

Anggota Komisi V DPR RI Sudewo mengapresiasi kegiatan padat karya di Pelabuhan Juwana. Menurut dia, program Kerja Intensif Kementerian Perhubungan merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap rakyatnya.

“Ini salah satu upaya pemerintah untuk membantu warganya di tengah kondisi COVID-19,” ujarnya.

Sebagai informasi, kegiatan padat karya di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut saat ini berlangsung di wilayah kerja KSOP Kelas IV Panarukan yang melibatkan puluhan warga sekitar.



https://www.tribunnews.com/kilas-kementerian/2021/06/06/libatkan-masyarakat-yang-terdampak-pandemi-kemenhub-gelar-padat-karya-selama-8-hari-di-juwana