LIMA PELAKU PELEMPARAN BUS DIAMANKAN POLISI

Plampang, Gaung NTB
Berkat kesigapan dan kejelian aparat Kepolisian Sektor Plampang, akhirnya lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam kasus tindak pidana pengrusakan dan pelemparan bus Bima Surabaya Indah berinitial BZ (17) dkk yang beralamat di Dusun Kuang Bungir Desa Usar Kecamatan Plampang berhasil ditangkap dan diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasus tersebut terjadi pada hari Sabtu 17 September 2016 lalu sekitar pukul 23.30 Wita bertempat di TKP jalan raya Sumbawa Bima Km 66 – 67 tepatnya di Desa Usar Kecamatan Plampang sebagaimana dituturkan pelapor Heri Kiswanto (31) oknum sopir yang beralamat di Desa Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima dalam laporan Polisi nomor LP/75/IX/2016/SPKT Sektor Plampang, dengan saksi Ridwan (26) sopir asal Kempo Dompu dan Arif Rahman (33) sopir asal Kecamatan Asokota Kota Bima, berawal ketika itu bus malam Surabaya Indah dengan Nopol EA 7259 SZ meluncur dari arah Bima hendak menuju Pelabuhan Poto Tano KSB menyeberang ke Pulau Lombok dengan syarat penumpang menuju luar daerah saat melintas di TKP tiba-tibha terdengar suara desingan kaca kanan bus mengalami pecah akibat terkena lemparan batu para pelaku dan beruntung tak ada penumpang yang mengalami luka tetapi mengalami kerugian material sekitar Rp 5.000.000.
Anggota Polsek Plampang yang mendapat laporan pengaduan kasus pengrusakan dan pelemparan bus malam Surabaya Indah itupun segera bergerak melakukan penelusuran dan penyelidikan terhadap pelakunya, dan dalam waktu 1 x 24 jam lima orang terduga pelaku berinitial BZ (17) dkk berhasi ditangkap dan diamankan pihak Kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tindak pidana yang telah dilakukan, dan kasusnya kini terang Kasubag Humas Polres Sumbawa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Waluyo kepada Gaung NTB kemarin sedang dalam proses penyidikan intensif bagi para pelakunya oleh aparat Kepolisian, tukasnya.