Lima Terdakwa Patedong Dituntut Pidana 1,6 – 2 Tahun Penjara

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Lima orang terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan talud pengaman pantai di Dusun Patedong Desa Sebotok Pulau Moyo Kecamata Labuan Badas Sumbawa yang melibatkan oknum PPK Dinas PUPR Sumbawa Iwan Kurniawan, M Nasir alias Ace Rekanan Kontraktor Pelaksana, Faruk pemilik perusahaan dan konsultan pengawas Isnaini ST dan pemilik perusahaan konsultan Kurniawan itu, Senin (01/07) kemarin dihadapan sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mataram diketuai AA Putu Ngurah Rajendra SH M.Hum dkk, Tim Jaksa Penuntut Umum Kejari Sumbawa diwakili Jaksa Agung Pambudi SH menuntut pidana badan kepada lima terdakwa Patedong dalam jumlah yang bervariasi.

Untuk empat terdakwa terdiri dari oknum PPK Dinas PUPR Sumbawa Iwan Kurniawan, Faruk pemilik perusahaan dan konsultan pengawas Isnaini ST dan pemilik perusahaan konsultan Kurniawan itu dituntut pidana masing-masing selama 1 tahun dan 6 bulan penjara potong tahanan disefrtai denda sebesar Rp 50 Juta Subsider 3 bulan kurungan, sedangkan khusus untuk satu terdakwa utama lainnya M Nasir alias Ace rekanan kontraktor pelaksana dituntut pidana oleh Jaksa selama 2 tahun penjara plus denda Rp 50 Juta Subsider 3 bulan kurungan disertai dengan kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 56.352.217 (sekitar Rp 56 Juta lebih), karena kelima terdakwa dinilai terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan subsider melanggar Pasal 3 UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telh diubah dengan UU No 20 tahun 2003 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Jaksa Agung Pambudi SH dalam tuntutan pidananya memaparkan sejumlah fakta yang terungkap dipersidangan dar keterangan saksi terkait, keterangan terdakwa yang dilakukan secara silang, keterangan ahli dan sejumlah dokumen barang bukti yang diajukan, maka sejumlah unsur pidana perbuatan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh kelima terdakwa telah dapat dibuktikan secara sah dan meyakinkan bersalah, sehingga dakwaan subsider telah berhasil dibuktikan oleh tim Jaksa Penuntut Umum.

Atas tuntutan pidana tim JPU Kejari Sumbawa tersebut, maka kelima terdakwa didampingi tim Penasehat Hukumnya diberikan kesempatan oleh Majelis Hakim Tipikor untuk menaggapinya melalui pledoi pembelaan pada sidang lanjutan Senin pekan mendatang.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Sumbawa Jaksa Reza Safetsila Yusa SH selaku koordinator Tim JPU dalam keterangannya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Senin (01/07) membenarkan, kalau tim Jaksa mengajukan tuntutan pidana bervariasi kepada kelima terdakwa Patedong tersebut yakni selama 1,6 tahun hingga 2 tahun penjara diserta denda dan uang pengganti, dimana dalam kasus Patedong ini, Alhamdulillah telah berhasil diselamatkan kerugian negara, dengan adanya pembayaran ganti kerugian negara sebesar Rp 110 Juta dari para terdakwa, dan ini menunjukkan adanya iktikad baik dari terdakwa, tukasnya.

“Kendati demikian sejumlah unsur pidana korupsi yang didakwakan kepada kelima terdakwa Patedong tersebut telah mampu dibuktikan secara sah dan meyakinkan oleh tim Jaksa Penuntut Umum Kejari Sumbawa,” pungkas Jaksa Reza Safetsila Yusa SH.